Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

 


Lokakarya Ke 3 Calon Guru Penggerak Se Kabupaten Langkat di SMP Negeri 1 Stabat

Langkat | suaraburuhnasional.com - Guru Penggerak kelak menjadi pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, a...




Langkat | suaraburuhnasional.com - Guru Penggerak kelak menjadi pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada murid, serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil pelajar. 

Demikian disampaikan Drs. Basry Sitorus, S.Pd., M.Psi selaku Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Satu Atap Halaban Besitang yang mengapresiasi Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Jasmani dan Konseling Kementerian Pendidikan RI yang melakukan tahapan pelaksanaan pelatihan peserta calon Guru Penggerak ini dengan baik. 

Tepatnya pada Sabtu, (20/2/2021) melakukan Lokakarya Tahap 3, dimana Suheri, S.Pd, Calon Guru Penggerak dari SMP Negeri 3 Satu Atap Halaban Besitang dapat kiranya mengikuti dengan baik dan menerapkan ilmunya kepada para siswa di SMP Negeri 3 Satu Atap Halaban Besitang.

Sementara itu Hj. Marliah, S.Pd., MM selaku Pengawas Pembina Sekolah SMP Negeri 3 Satu Atap Halaban Besitang dari Dinas Pendidikan Langkat dengan kepiawaiannya yang selalu menginspirasi Calon Guru Penggerak untuk dapat mengikuti seluruh tahapan program Pendidikan Guru Penggerak yang dilaksanakan selama 9 bulan terhitung dari bulan November 2020 yang lalu kelak dapat menjadi motivator bagi guru-guru lainnya di Kabupaten Langkat.

Di sisi lain pada pelatihan itu, Fajar Efendi Daulay selaku Pendamping Guru Penggerak dari P4TK Penjas/BK Medan yang sehari-harinya juga sebagai Guru Mata Pelajaran Pemasaran SMK Negeri 7 Medan menyajikan Materi Rencana Implementasi Model BAGJA yaitu Model Inkuiri-Apresiatif yang menerapkan tahapan, 1. Buat pertanyaan,  2. Ambil pelajaran, 3. Gali mimpi, 4. Jabarkan rencana, dan 5. Atur eksekusi.





Yang tak kalah penting adalah apa yang diungkapkan Salamuddin Tanjung, MM, bahwa dalam Merumuskan Visi, Misi dan Program Sekolah yang berpihak pada murid perlu dicermati dengan baik. Visi adalah harapan atau cita-cita bersama yang akan diwujudkan pada kurun waktu tertentu. Umumnya dirumuskan untuk empat tahun. Selanjutkan diperbaharui untuk masa yang akan datang. Visi harus jelas dan terukur. Karenanya, perlu indikator untuk ukuran pencapaian. Misalnya indikator prestasi akademik seperti apa yang akan diharapkan dan seterusnya.  Kemudian, visi dirumuskan dalam kalimat yang jelas, tegas dan mudah diingat.

Selanjutnya, misi merupakan upaya yang akan dilaksanakan untuk mencapai visi. Rumusan misi ini berupa kata kerja dari bentuk kata pada rumusan visi. Misalnya pada visi "terwujudnya" diubah menjadi "mewujudkan". Pada hakikatnya, misi sebagai usaha untuk mencapai target/indikator keberhasilan visi. Setelah visi dan misi dirumuskan, sebaiknya dilanjutkan ke rumusan tujuan sekolah. 

H. Salamuddin Tanjung, M.Pd., selaku Pengawas Pembina Sekolah SMP pada Dinas Pendidikan Langkat, menyatakan hal itu sesuai dengan keinginan Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. (Jhonson Malau)

Tidak ada komentar