Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Terkait Pembangunan UINSU, IAKMI Kota Tebing Tinggi Sampaikan Dukungan Pada DPRD

Tebing Tinggi | suaraburuhnasional.com - Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Kota Tebing Tinggi, Selasa (16/2/2021) pukul 10....




Tebing Tinggi | suaraburuhnasional.com - Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Kota Tebing Tinggi, Selasa (16/2/2021) pukul 10.00 WIB melakukan audiensi dengan Ketua DPRD dalam rangka menyampaikan dukungan pembangunan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) di Kota Tebing Tinggi. 

Kehadiran Pengurus Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Cabang Tebing Tinggi diantaranya, M. Syah Irwan, SKM, M.Kes Ketua, Hj. Supriani, SKM, MKM Wakil Ketua I dan Sadat M. Harahap Wakil Ketua II langsung disambut hangat Ketua DPRD Basyaruddin Nasution, S.H.

Dalam pertemuan itu, Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Kota Tebing Tinggi, M. Syah Irwan, SKM, M.Kes menjelaskan, kami bergerak di bidang kesehatan masyarakat dan melihat situasi yang berkembang di tengah-tengah masyarakat tentang eks Gedung Akademi Kebidanan (Akbid) Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi yang akan dihibahkan kepada pihak Universitas Islam Negeri Sumatera Utara direncanakan membuka Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Untuk itu, kami menyampaikan dukungan kepada Pemerintah Kota Tebing Tinggi dalam pemberian aset eks Akbid Pemko Tebing Tinggi dan mendukung sepenuhnya kepada DPRD Kota Tebing Tinggi untuk menyetujui hibah eks Gedung Akbid Pemko Tebing Tinggi kepada pihak Universitas Islam Negeri Sumatera Utara," sebutnya. 

Pada kesempatan tersebut, Syah Irwan juga menyampaikan, kami di dalam Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia banyak yang S2 di bidang tenaga kesehatan, jadi kalau UINSU bersedia, kami siap," katanya. 

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Tebing Tinggi Basyaruddin Nasution, S.H pertama-tama menyampaikan terima kasih atas kehadiran IAKMI di Gedung DPRD dalam hal menyampaikan dukungan terkait pembangunan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara di Kota Tebing Tinggi. 

Menanggapi dukungan IAKMI, Basyaruddin Nasution, S.H mengatakan, terkait pembangunan UINSU di Kota Tebing Tinggi perlu acuan kepada Pemerintah Daerah (Pemda). Dukungan dari organisasi serta suara masyarakat juga memang sudah banyak dan sangat diharapkan, khususnya ummat Islam, apalagi IAKMI adalah organisasi yang berkaitan langsung dengan rencana pembukaan Fakultas Kesehatan Masyarakat, karena memang produk Sarjana Kesehatan Masyarakat yang tentunya saya percaya dan yakin bahwa memberi dukungan bukan semata-mata karena ikut-ikutan, tapi pasti sudah melalui analisa yang pas, baik analisa dari sisi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) maupun dari analisa pertumbuhan ekonomi. Jadi, pasti dukungan ini memang dibutuhkan secara moral, baik dari DPRD maupun Wali Kota paling utama," katanya. 

"Prosesnya hari ini, sebenarnya murni kewenangan Wali Kota sesuai dengan regulasi yang mengatur tentang pemindahan aset daerah bahwa barang yang di atas 5 miliyar ini atau dipindahtangankan memerlukan persetujuan DPRD. Tapi, menurut regulasi yang baru, PP Nomor 16 tahun 2019 disampaikan, kepentingan umum yang salah satu sub bidang itu adalah non komersial, dia sebetulnya tidak membutuhkan rekomendasi atau persetujuan DPRD, tapi tetap juga kita mengacu kepada undang-undang pemerintah daerah bahwa pemerintah daerah itu adalah Wali Kota bersama DPRD. Kalaupun mungkin dari sisi yuridis normatif kita tidak jumpa dengan Wali Kota, artinya kebijakan ini boleh diambil sendiri oleh Wali Kota. Sudah pasti nanti pada momen-momen yang lain pasti jumpa untuk membicarakan hal ini. Momen itu bisa pada saat LKPJ dan lain-lain. Jadi, dukungan ini memang sangat diharapkan DPRD untuk membuat framing dan membuat suatu keyakinan dalam diri kita bahwa diri kita menyuarakan suara dari suara masyarakat," sebut Basyaruddin.

Basyaruddin menambahkan, hari ini sangat luar biasa dukungan dari ormas-ormas Islam, termasuk dari Budha Suci dan BKAG. Artinya, ini bukan perkara embel-embel ada Islam atau apa. Semua masyarakat pun bukan memandang itu, tapi bagaimana perekonomian masyarakat bisa tumbuh dan berkembang dengan keberadaan UINSU nantinya," jelasnya.

"Memang waktu rombongan UINSU datang melakukan presentasi ke DPRD Tebing Tinggi lanjut Basyaruddin lagi, ada beberapa permohonan yang kita sampaikan, khususnya kalau bisa di sini UINSU nantinya jangan membangun mess. Artinya kita berharap, bayangan kita kalau ada mess seperti makannya di situ, laundrynya juga di situ, jangan lagi mereka membuka sektor-sektor yang lain lagi. Tapi, kalau UINSU tidak menyediakan mess, kita berharap masyarakat sekitar bisa merasakan dampak ekonomi," ucapnya. 





Ditambahkan Basyaruddin, mengenai perbedaan pendapat terkait UINSU yang muncul dalam lembaga politik, itu merupakan hal yang biasa dalam berbeda pendapat. "Namanya lembaga politik, pasti perbedaan pendapat biasa, jadi hari ini yang kita harapkan sebagai DPRD betul-betul menyerap kepentingan dan keinginan masyarakat. Kita sebagai penyambung lidah di tengah-tengah masyarakat bahwa keberadaan UINSU bagus ada di Tebing Tinggi dan sebentar lagi jalan tol siap pembangunannya. Kalau kita tidak menjadikan ini sebagai peluang, maka kita siap-siaplah tergilas, tapi kalau pemikiran kita menganggap ini sebagai peluang salah satu mengantisipasinya harus ada perguruan tinggi negeri," tegasnya. 

Lebih lanjut disampaikan Basyaruddin, masalah tanah dihibahkan itu biasa, karena tanah negara dikasih sama negara, bukan dikasih sama swasta, dan dalam hal ini tidak tersedot anggaran kita dari APBD Kota Tebing Tinggi. Mudah-mudahan dukungan ini bisa menjadi penyemangat bagi kami selaku Anggota DPRD.

"Apa yang kami pikirkan hari ini, apa yang sudah ada dalam benak kami, memang betul-betul mendapat dukungan dari masyarakat. Semua ini akan kita rangkum dan akan kita sampaikan kepada Wali Kota bahwa inilah dukungan yang masuk ke DPRD sebagai acuan untuk menjadi pertimbangan bahwa Wali Kota harus yakin, berjalanlah sepanjang ini dianggap benar atau sesuai aturan," pungkasnya. Pertemuan tersebut diakhiri dengan penyerahan pernyataan dukungan oleh Ketua IAKMI Kota Tebing Tinggi Syah Irwan kepada Ketua DPRD Basyaruddin Nasution. (Alfian Haris)

No comments