Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Kapolres Diminta Tertibkan Oknum Wartawan Liar di Palas

Sibuhuan | suaraburuhnasional.com - Yang dimaksud dengan wartawan adalah orang atau personil sehari - harinya mencari berita, menghimpun ber...




Sibuhuan | suaraburuhnasional.com - Yang dimaksud dengan wartawan adalah orang atau personil sehari - harinya mencari berita, menghimpun berita, menulis dan membuat jurnal - jurnal setiap hari melalui konfirmasi terhadap narasumber lalu menayangkannya di media cetak (koran), media elektronik televisi ataupun radio, dan media online. 

Setiap personil wartawan dilengkapi dengan Kartu Pers dari Pimpinan Redaksi Media dimana yang bersangkutan bergabung atau terdaftar sebagai personil wartawan. Wartawan atau jurnalis dilindungi Undang - undang dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya yakni UU. No. 40 Tahun 1999 yang dalam isinya ada berbunyi “barang siapa menghambat atau menghalang - halangi tugas jurnalistiknya maka didenda Rp 500.000.000, atau ancaman kurungan satu tahun penjara”. 

Maka dari itu seorang wartawan harus memiliki identitas yang jelas mempunyai kartu pers yang masih berlaku tidak kadaluarsa atau habis masa waktunya, dan dilengkapi Surat Tugas untuk satu tahun dan tercantum di box wartawan yang diterbitkan atau dikeanggotaan kalau dia media TV, radio, maupun media elektronik lainnya. 

Untuk itulah diminta kepada Kapolres Palas agar dapat menertibkan wartawan yang tidak jelas statusnya, tidak memiliki kartu pers yang masih berlaku, tidak terdaftar di box redaksi atau dengan kartu pers aspal (asli tapi Palsu) alias wartawan abal - abal.

Hal ini disampaikan oleh Aswin Kurnia Hasibuan Ketua Perkumpulan Jurnalis Indonesia (PJI) sewaktu demo unjuk rasa mahasiswa dalam Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi Padang Lawas (AMAK PALAS). Didampingi juga Persatuan Wartawan Media Mingguan (PERWAMMI PALAS) Iwan Lubis serta Ketua Lembaga Pemantau Anggaran Daerah (LPAD) Palas AM. Hasibuan di kantor PERWAMMI Palas jalan Prof. HM. Yamin SH Linkungan VII Pasar Sibuhuan. Sabtu (20/3/2021). (AMH)

No comments