Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

 


Bulan Ramadhan dan Jelang Idul Fitri, Stok dan Harga Bahan Pokok di Sergai Stabil

Serdang Bedagai | suaraburuhnasional.com - Ketersedian bahan kebutuhan pokok di tingkat pengecer yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai (Serg...




Serdang Bedagai | suaraburuhnasional.com - Ketersedian bahan kebutuhan pokok di tingkat pengecer yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) pada bulan suci Ramadan dan sampai memasuki hari raya Idul Fitri diperkirakan masih stabil, termasuk kenaikan harga. "Harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok masih stabil di pasar,"ungkap Kadis Perindag Sergai H. Karno Siregar, SH, MAP kepada, Kamis (15/04/2021) di ruang kerjanya.

Jadi untuk selanjutnya kata Karno, selama bulan suci Ramadhan dan sekaligus menghadapi hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah tahun 2021 Masehi ini belum bisa di prediksikan apakah akan adanya kelonjakan harga. "Biasanya kalau mau lebaran bisa saja ada sedikit kenaikan harga pada beberapa bahan kebutuhan pokok," ujarnya.

Namun disaat pandemi Covid -19 tahun ini sepertinya tidak terlalu ada dampak kenaikan harga, karena pembeli belum maksimal. "Barang banyak tersedia, tapi tingkat pembeli masyarakat belum maksimal. Oleh sebab itu saat ini ketersediaan bahan kebutuhan pokok di Sergai masih terkendali," sebutnya.

Kadis Perindag itu juga menyebutkan, untuk ketersediaan bahan kebutuhan pokok kita sudah berkoordinasi dengan bulog dan Allhamdulillah masih dalam keadaan stabil dan stok mereka di bulog juga masih banyak.

Disperindag Sergai dari awal Ramadhan di lingkungan kantor termasuk juga di Kampung Ramadhan sudah dilakukan operasi pasar seperti, telur, minyak goreng, tepung dan beberapa bahan kebutuhan pokok lainnya untuk mengantisipasi kelonjakan harga. "Kalaupun nanti ada kekurangan, kita bisa minta dari bulog untuk dilakukan operasi pasar beberapa bahan kebutuhan pokok," bilang Karno.

Dijelaskannya, pada bulan suci Ramadan bahan kebutuhan pokok yang harganya rawan melonjak naik biasanya minyak goreng dan gula putih. Kenaikan harga tersebut sekitar 5 % berkisar Rp 1.000,/ Kg, dan paling tertinggi harga itu naik Rp 14.000,/Kg. Kalaupun harga itu melonjak naik diatas Rp 14.000,/Kg, maka kita lihat kondisi pasar dan meminta kepada Bulog untuk masuk melakukan operasi pasar agar bisa terstabilkan harganya.

Masih kata Kadis Perindag Sergai, bahan kebutuhan pokok seperti beras di Kabupaten Serdang Bedagai surplus begitu juga dengan telur termasuk kuat di Sergai, karena banyak peternak. "Kalau untuk beras di Serdang Bedagai kita surplus termasuk telur, tidakpun dari bulog kita sudah termasuk kuat," ucap Karno.

Ketika ditanya tentang kelangkaan bahan pokok di pasar, Karno menegaskan kalau memang ada kelangkaan barang ataupun keluhan masyarakat di pasar, segera melapor kepada petugas yang ada di pasar. Karena jika barang itu langka secara otomatis harga pasti dinaikan. "Kita akan koordinasi pada Bulog untuk menstabilkan dan minta lakukan operasi pasar," tegasnya. (Hery)

No comments