Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News

latest

Kapolres dan Komisi II DPR RI Akan Basmi Mafia Tanah di Kabupaten Batu Bara

Batu Bara ǀ suaraburuhnasional.com - Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo telah menunjuk Kabupaten Batu Bara adalah merupakan tempat ...




Batu Bara ǀ suaraburuhnasional.com - Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo telah menunjuk Kabupaten Batu Bara adalah merupakan tempat strategis Industri Nasional, yang mana investor dan pemodal luar negeri memusatkan usahanya di salah satu kabupaten/kota di Sumatera Utara ini.

Dengan dibangunnya pelabuhan terbesar di Indonesia ini, di Kabupaten Batu Bara juga akan dibangun ratusan industri yang dapat menampung 50.000 tenaga kerja dan kabupaten inipun akan menjadi kota terbesar yang ada di Provinsi Sumatera Utara.

Dengan adanya pembangunan yang dilaksanakan pemerintah pusat pastinya akan banyak penduduk di wilayah ini yang akan diganti untung lahan tanah maupun rumah yang sudah menjadi target pembangunan di Kabupaten Batu Bara.

Diprediksi kedepannya akan timbul permasalahan lahan tanah kepemilikan yang terjadi, baik lahan sertifikat maupun lahan garapan masyarakat, serta munculnya para mafia tanah di daerah itu akan membuat kegaduhan dan permasalahan masyarakat.

Untuk itu, Komisi II DPR RI yang diwakili Dr. Junimart Girsang, SH, MBA, MH dari dapil pemilihan Kabupaten Batu Bara berkunjung ke Mapolres Batu Bara, dalam silaturahminya  mengajak Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis, SH, MH untuk bekerja sama memberantas para mafia tanah yang ada di Kabupaten Batu Bara.

Saat dikonfirmasi awak media Dr. Junimart Girsang mengatakan,"saya dan Kapolres Ikhwan bersahabat sejak lama, saya simpati kepada sosok Kapolres yang mendapat julukan sang pejuang kaum dhuafa, kami di  Komisi II DPR RI siap membantu beliau dalam kiprahnya membantu para fakir miskin dan anak anak yatim.





Namun dalam kunjungan silaturahmi ini sedikit saya sampaikan kami di Komisi II DPR RI  akan bekerja sama menangani permasalahan yang ada di masyarakat tentang para mafia tanah yang nantinya akan membuat para masyarakat menjadi permasalahan yang tidak baik. Pastinya daerah ini tidak menjadi aman dan kondusif dan kemungkinan para investor yang akan membuka usaha di tempat kita menjadi enggan,"ungkap Girsang.

Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan, SH, MH dalam pertemuanya menjelaskan,"bahwa pertemuan kami disamping dua sahabat yang sudah lama tak bertemu kami membahas tentang permasalahan yang terjadi nantinya di Kab. Batu Bara tentang sengketa pertanahan dan lahan masyarakat, khususnya yang akan menjadi tempat industri strategis nasional ini. 

Sesuai dengan kesepakatan, kami akan membersihkan permasalahan masyarakat dari para mafia tanah dan kami juga akan bertindak tegas dan akan menangkap para mafia tanah yang kemungkinan sejak dini sudah mengacaukan dan menghambat pembangunan saat ini, hal ini akan kami selidiki di lokasi lahan yang akan menjadi prioritas pembangunan dan yang jelas kami akan tangkap orang orang yang terbukti merekayasa kepemilikan hak masyarakat,"cetus mantan orang nomor satu di Polres Pelabuhan Belawan. (Nelson Srg)

Tidak ada komentar