Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Polsek Pangkalan Brandan Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Sepeda Motor

Langkat | suaraburuhnasional.com – Polsek Pangkalan Brandan berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang melibatkan dua orang tersa...




Langkat | suaraburuhnasional.com – Polsek Pangkalan Brandan berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang melibatkan dua orang tersangka dan saat ini mereka sudah dimankan. Demikian diungkapkan Kapolsek Pangkalan Brandan AKP P. S. Simbolon, SH.

Penangkapan ke dua tersangka tersebut berdasarkan LP/53/IV/2021/SU/LKT/SEK-BRANDAN tanggal 06 April 2021. Atas nama pelapor Jarke Nurdani. Adapun inisial ke dua tersangka yakni Muhammad Noviansa alias Bayek, (27), alamat Dusun VIII Desa Air Hitam Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat, dan Nurlela Sitorus (27), alamat Jalan Babalan Wahidin Ujung Kelurahan Brandan Barat Kec. Babalan Kabupaten Langkat 

Turut diamankan barang bukti berupa, 1 (satu) buah BPKB sepeda motor merk Honda Beat yang disita dari korban, 1 (satu) buah arit padi disita dari korban, 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Beat Honda tanpa Plat Polisi dengan Nomor Rangka BKMH1JFD225DK416462 dan Nomor Mesin JFD2E – 2416712 tahun pembuatan 2013 disita dari tersangka Muhammad Noviansa alias Bayek, 1 (satu) buah STNK sepeda motor Merk Honda Beat Honda Beat BK 5267 PAO dengan Nomor Rangka : BKMH1JFD225DK416462 dan Nomor Mesin JFD2E – 2416712 tahun pembuatan 2013 disita dari tersangka Muhammad Noviansa alias Bayek, 1 (satu) unit Hp Android Merk OPPO disita dari tersangka Nurlela Sitorus. 

Adapun kronologis kejadian berawal pada hari Minggu tanggal 04 April 2021 sekira pukul 03.30 Wib, pelapor menerima telepon dari ayah kandungnya Sudarto yang memberitahukan kepada pelapor bahwa sepeda motor Merk Honda Beat milik pelapor yang dititipkan di kediaman orang tua pelapor di Dusun II Desa Sei Tualang Kec. Brandan barat telah hilang.

Sepeda motor milik pelapor yang hilang adalah sepeda Motor Merk Honda Beat BK 5267 PAO dengan Nomor Rangka : BKMH1JFD225DK416462 dan Nomor Mesin JFD2E – 2416712 tahun pembuatan 2013 warna hijau putih, sebelum hilang sepeda motor tersebut di simpan di dalam ruangan kamar tidur.

Selain sepeda motor Merk Honda Beat, uang milik ayah pelapor sebanyak kurang lebih Rp.800.000.- (delapan ratus ribu rupiah) beserta dengan surat – surat berharga berupa STNK sepeda motor tersebut , SIM , KTP dan lain – lain yang disimpan di dalam dompet yang berada di dalam kantung jaket juga hilang diambil oleh pelaku yang belum diketahui identitasnya, atas kejadian pencurian tersebut korban di rugikan  sekitar Rp.10.800.000. (sepuluh juta delapan ratus ribu rupiah).

Sementara itu terungkapnya kasus ini berwal pada hari Selasa tanggal 06 April 2021 setelah korban Jerke Nurdani membuat pengaduan di Polsek Pangkalan, personel Reskrim Polsek Pangkalan Brandan melakukan penyelidikan dan penyidik ada mendapat informasi bahwa ada seseorang yang memposting di facebook bahwa akan menjual sepeda motor Merk Honda Beat wrana hijau putih, dan bentuknya mirip dengan milik pelalpor yang hilang.

Selanjutnya personel reskrim menuju ke Simpang Air Hitam Kecamatan Gebang untuk menemui orang yang menjualkan sepeda motor yang diduga milik korban, dan melakukan undercover buy untuk berpura – pura membeli sepeda motor tersebut, setelah bertemu dengan orang yang menjual yang mengaku bernama Muhammad Noviansa alias Bayek kemudian personil reskrim Polsek Pangkalan Brandan melakukan pengeckan terhadap STNK serta nomor Rangka dan Nomor Mesin Sepeda Motor tersebut, dan seteelah di cocoknya dengan BUKU BPKB milik korban, ternyata Nomor Rangka dan nomor mesin, sama.

Personel Reskrim melakukan pengembangan dengan bertanya kepada Bayek dari mana mendapatkan sepeda motor tersebut, dan Bayek mengaku mendapatkan dari Nurlela Sitorus alias Lela yang berlamat di Pangkalan Brandan, kemudian personel Polsek Pangkalan mengamankan Nurlela Sitorus saat sedang berada di Pasar Pipa Kelurahan Sei Bilah dan kemudian membawa kedua tersangka ke Polsek Pangkalan Brandan untuk diproses sesuai dengan hokum yang berlaku. (J. Malau)

No comments