Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

PT. Toba Pulp Lestari Bersama Masyarakat Berhasil Kawal Pemeliharaan Pabrik di Masa Pandemi

Toba | suaraburuhnasional.com - Program pemeliharaan pabrik perusahaan penghasil bubur kertas PT. Toba Pulp Lestari,Tbk (TPL) berjalan denga...




Toba | suaraburuhnasional.com - Program pemeliharaan pabrik perusahaan penghasil bubur kertas PT. Toba Pulp Lestari,Tbk (TPL) berjalan dengan baik. Proses pemeliharaan pabrik selama 10 hari ini melibatkan ratusan tambahan pekerja dari antar provinsi hingga dari kabupaten Toba sendiri.

Pelaksanaan pekerjaan dengan melibatkan banyak pekerja di masa pandemi Covid, dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Kamis (1/4/2021).

Norma Hutajulu Manager Komunikasi TPL mengatakan, bahwa diawal pelaksanaan pemeliharaan, semua tambahan pekerja yang terlibat pemeliharaan harus melakukan proses Swab terlebih dahulu sebelum masuk ke lingkungan perusahaan.

Selain itu, kewajiban menggunakan masker serta cuci tangan dan pemeriksaan suhu tubuh dilaksanakan kepada semua pekerja ketika memasuki dan keluar dari lingkungan perusahaan.

Norma menjelaskan bahwa perusahaan mengapresisasi kerjasama antara TPL dan satgas covid kabupaten Toba beserta pemerintah kecamatan dan pemerhati covid kecamatan Parmaksian dalam mengawal pelaksanaan protokol kesehatan pada semua pekerja perusahaan dalam kegiatan pemeliharaan pabrik.

“Perusahaan memberikan apresiasi setinggi tingginya kepada semua pihak yang terlibat dalam pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan di program pemeliharaan pabrik, tanpa kerjasama yang baik hal mustahil pelaksanaan pemeliharaan ini bias berjalan dengan baik,” tutur Norma

Maju Butar-butar tokoh pemerhati Covid Kecamatan Parmaksian mengatakan, bahwa perusahaan secara terbuka menerima masukan dari berbagai pihak dalam pengawalan pelaksanaan pemeliharaan pabrik.

“Perusahaan menunjukkan komitmen yang baik untuk memutus rantai penyebaran Covid dengan melibatkan berbagai pihak dalam pelaksanaan protokol kesehatan” terang Maju.

Maju mengakui bahwa program pemeliharaan pabrik yang disosialisasikan TPL jauh sebelum tanggal pelaksanaan, awalnya mendapat tentangan dari berbagai pihak karena mendatangkan ratusan pekerja dari luar kabupaten Toba.

Namun dengan itikad baik perusahaan mendengarkan dan melibatkan berbagi pihak dalam program rutinnya ini, program pemeliharaan pabrik berlangsung dengan baik.

“Kita berharap dengan keterbukaan dan komitmen yang baik dari perusahaan, TPL dan masyarakat mampu memutus mata rantai penyebaran covid di Kabupaten Toba dan Kecamatan Parmaksian pada khususnya,” ujar Maju.

Jasmen Situmorang selaku Tokoh Pemuda di Kecamatan Parmaksian mengatakan bahwa dalam melakukan kegiatan pemeliharaan pabrik harus tetap melaksanakan prokes yang ketat.

"Saya selaku tokoh pemuda mendukung sepenugnya dilakukan pemeliharaan pabrik. Karena ini adalah sebuah keharusan demi kelancaran operasional pabrik dan sudah dua tahun tidak dilakukan. Namun dengan adanya protokol kesehatan yang ketat, telah mencegah penyebaran Covid-19 selama kegiatan ini,"ujar Jasmen. (Octa)

No comments