Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

 


Jumlah Terpapar Covid-19 Tinggi, Dua Lingkungan di Kota Medan Lakukan Isolasi

Medan ǀ suaraburuhnasional.com - Mulai pada Jumat (28/5/2021), Lingkungan VII Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor dan Lingkungan X...




Medan ǀ suaraburuhnasional.com - Mulai pada Jumat (28/5/2021), Lingkungan VII Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor dan Lingkungan X Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang diberlakukan isolasi lingkungan. 

Pemberlakukan isolasi lingkungan dikarenakan tingginya jumlah pasien terpapar Covid-19. Kedua lingkungan itu dinyatakan masuk dalam zona merah penyebaran virus Covid-19. Dengan langkah ini diharapkan dapat menekan dan memutuskan mata rantai penularan Covid-19.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Medan, di Lingkungan VII Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor terdapat 14 warga dari 6 rumah yang terpapar virus Covid-19. Sedangkan di lingkungan 10, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang jumlah warga yang terpapar berjumlah 14 orang dari 8 Rumah. 

Sesuai arahan Wali Kota Medan kita akan memberlakukan isolasi lingkungan di kedua lingkungan tersebut mulai malam ini, Jumat (28/5), yang akan dimulai pukul 19:00 sampai 06:00 Wib pagi. Isolasi dilakukan selama seminggu. 

Oleh karena itu camat diminta melakukan sosialisasi kepada masyarakat khususnya di lingkungan yang akan diberlakukan isolasi agar mereka memahaminya," tegas Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Sekda Wiriya Alrahman saat rapat penetapan isolasi lingkungan dalam rangka penerapan PPKM Mikro di kantor Wali Kota Medan, Jumat (28/5/2021). 

Selanjutnya petugas nantinya akan berjaga di Pos Kelurahan 24 jam berjaga. Pemberlakuan isolasi lingkungan ini akan berlangsung selama seminggu dan nantinya akan dievaluasi. Bagi warga yang terpapar dan melakukan isolasi mandiri, nutrisinya akan dipenuhi Pemko Medan. Pihaknya juga akan melakukan tracing guna mengetahui perjalanannya sebelum terpapar. 

"Dengan begitu dapat mengetahui langkah untuk menekan penyebarannya. Warga juga akan dilakukan swab antigen. Jika ada yang reaktif akan dilakukan Swab PCR. Lingkungan yang akan diisolasi ini akan pantau dengan benar. Sehingga nantinya tidak akan menyebarkan virus Covid-19 ke tempat lain,"katanya. 

Koordinator lapangan dalam pemberlakuan isolasi lingkungan ini adalah camat dan dibantu personel dari beberapa instansi lainnya. Dia menambahkan, pemberlakuan isolasi lingkungan akan diberlakukan di kecamatan lainnya yang wilayahnya terjadi lonjakan penyebaran virus Covid-19. (red)

Tidak ada komentar