Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

 


Polres Batu Bara Bersama Gugus Tugas Covid 19 Gelar Operasi Yustisi Tutup Pemandian Dogi Water Park

Batu Bara, suaraburuhnasional.com - Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis SH MH bersama Gugus Tugas Covid 19 serta personel Polres Batu Bara ...




Batu Bara, suaraburuhnasional.com - Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis SH MH bersama Gugus Tugas Covid 19 serta personel Polres Batu Bara lakukan penutupan wahana Pemandian Dogi Water Park yang berada di Kota Indrapura Kec. Air Putih Kab. Batu Bara.

Sebelumnya Kapolres Batu Bara dan gugus tugas sudah memperingatkan kepada seluruh pengusaha tempat hiburan dan pemandian ataupun tempat wisata, agar mematuhi peraturan dan himbauan pemerintah tentak Protokol Kesehatan dan batasan yang sudah di tentukan pemerintah Republik Indonesia dan Kabupaten ini sendiri agar menetralisir pengunjung serta membatasi dan maksimal pengunjung sebanyak 50 % saja. 

Namun yang terjadi sebaliknya, tampak pada salah satu tempat pemandian terbesar di Kota Indrapura ini telah mengabaikan anjuran pemerintah dan melanggar Prokes dengan kapasitas yang melebihi yang dianjurkan hanya 500 orang namun kenyataannya di dalam pengunjungnya mencapai 1200 orang lebih.

Hingga para pengunjung yang ada di dalam harus menyewa tikar dan duduk di halaman sembarangan tempat yang mirisnya lagi seharusnya tempat wahana pemandian menyediakan perlengkapan kebersihan dan steril dari kesehatan kemudian pengunjung diwajibkan membeli masker dan handsanitizer sebesar Rp8.000 itu belum termasuk uang masuk yang mencekik leher para pengunjung.

Pengunjung yang datang dari luar daerah mau tidak mau harus membayar karena mulai hari besar libur Idul Fitri Water Park ini pun sudah buka semetara larangan saat itu sudah ditegaskan Polres Batu bara dan Gugus Tugas Covid 19 Pemkab Batu bara.

Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan SH MH saat memimpin Operasi Yustisi bersama Gugus tugas dan personel Polres Batu Bara yang didampingi Kabag Ops Kompol Hendry Barus S.I.K juga PJU tersebut berinisiatif untuk menutup sementara wahana yang terkenal tersebut. 

"Saya akan memperoses secara hukum tempat ini dan akan mencabut izin usaha nya atas tindakannya yang melanggar aturan pemerintah seta dengan sengaja melanggar Prokes dengan kerumunan massa tanpa mengindahkan batas yang telah ditentukan pemerintah daerah, karena tergiur dengan pendapatan yang berlebih, semua tempat wisata dan hiburan akan kita peroses apa bila melakukan dan tidak mematuhi larangan pemerintah tentang protokol kesehatan,"tegas Kapolres.






Saat dikomfirmasi awak media salah seorang pengunjung berinsial MA yang merasa kesal kepada pengusaha tempat pemandian mengatakan,"awalnya kami sudah melihat kepadatan di dalam lokasi pemandian ini, namun ada karyawan pemandian yang menyuruh kami masuk saja di dalam masih banyak tempat dan aman disini tidak ada larangan polisi, semua dijamin aman, terpengaruh dengan ucapan para karyawan yang ada di sekitar pemandian kolam Togi park, kamipun akhirnya masuk dengan harus membayar mahal sebesar 25 000/orang kami ada sebanyak 10 orang jadi harus mengeluarkan kocek 250 ribu.

Lanjut pengunjung,"setelah kami masuk dan tidak mendapatkan tempat akhinya kami pun ikut bergabung dengan orang banyak dan duduk di pelataran dengan harus menyewa tikar lagi, eh eh baru saja kami mau mandi sudah disuruh bubar oleh Pak Polisi dan kamipun kesal meminta uang kami dikembalikan namun mereka para pengusaha tempat tidak mau mengembalikan, kami kan kesal,"cetus MA dan rombongannya.

Setelah proses dilakukan akhirnya wahana pemandian ditutup dengan ditandai Police Line oleh Kapolres dan Gugus Tugas Covid 19 yang bertugas dalam Operasi Yustisi pada Rabu (26/5/2021). (Nelson Srg)

Tidak ada komentar