Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

 


Ketua DPRD Medan Desak Aparat Kepolisian Usut Tuntas Laporan Korban Terhadap Oknum Polisi

Medan | suaraburuhnasional.com - Ketua DPRD Medan , Hasyim SE angkat bicara atas tindakan oknum polisi yang diduga menjadi beking rentenir d...

Medan | suaraburuhnasional.com - Ketua DPRD Medan , Hasyim SE angkat bicara atas tindakan oknum polisi yang diduga menjadi beking rentenir dan mendesak aparat kepolisian dapat mengusut tuntas laporan korban secara tuntas dan secara adil.

“Kita sangat menyayangkan adanya tindakan oknum polisi yang melakukan tindakan sewenang-wenang terhadap masyarakat sipil. Bagaimana pun ini tidak dapat dibenarkan sama sekali karena apa yang dilakukan jelas sudah tidak benar. Jadi, kita mendesak agar kasus ini diusut secara tuntas,”kata Hasyim kepada wartawan, Rabu (2/6/2021).

Ketua DPC PDI-Perjuangan ini mengatakan apa yang dilakukan oleh oknum polisi tersebut sudah tidak lagi sejalan dengan program utama Kapolri termasuk program utama Kapolda Sumatera Utara.

”Program utama Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo sudah diketahui publik ingin merubah potret Polri dihadapan masyarakat penegakan hukum yang humanis dan memenuhi rasa keadilan. Dan Kapoldasu sendiri juga berupaya merealisasikan program utama Kapolri agar anggota Polri bisa lebih baik. Tapi, apa yang dilakukan oleh oknum polisi tersebut sudah tidak lagi sesuai disini kebijakan pimpinan kepolisian dibutuhkan untuk mengambil langkah yang tepat atas tindakan yang dilakukan oleh anggotanya,”ucap Hasyim.

Sambung Hasyim bahwa tindakan oknum polisi sudah sangat salah sehingga perlu dilakukan pengusutan secara tuntas atas tindakannya. ” Dalam persoalan ini proses hukum harus bisa berjalan dengan adil dan transparan jadi kita sekali lagi mendesak kasus ini diusut secara tuntas. Apalagi korbannya sendiri adalah wartawan yang juga dilindungi oleh undang-undang,”ucap politisi PDI Perjuangan ini.

Kata, Hasyim bahwa tindakan main hakim sendiri sudah tidak bisa lagi dibenarkan saat ini. ”Sudah tidak zamannya lagi main hakim sendiri terutama kepada masyarakat sipil. Jadi, sekali lagi kita mendorong dan mendesak agar persoalan ini tuntas selain adanya tindakan penganiayaan juga kita dapat informasi adanya penahan aset ini sudah tidak benar. 

Harus dipahami untuk penahanan aset yang kita dapat info berupa mobil ini tidak ada korelasi untuk hutang piutang karenanya kita berharap kepada petinggi kepolisian terutama Kapolresta Medan selain melakukan pengusutan tuntas atas kasus ini sebaliknya memberikan pengarahan kepada bawahannya untuk mengamankan aset korban,”kata Hasyim.

Ia mengatakan bahwa pihaknya sangat yakin akan kinerja utama petinggi kepolisian terutama Kapolrestabes Medan didalam penanganan kasus ini yang sudah dilaporkan secara langsung.

Dalam persoalan ini, kata Hasyim pihaknya sendiri akan tetap melakukan pemantauan atas kasus tersebut seraya tetap berharap kepada pihak kepolisian bisa dengan cepat menuntas persoalan tersebut. (PM)

Tidak ada komentar