Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News

latest

Mengaku Sebagai Pedagang Jam Keliling Pada Istri, Ternyata Maling Antar Provinsi

Batu Bara | suaraburuhnasional.com -  Mengaku bekerja sebagai pedagang jam keliling kepada istrinya, Imron (41) dan Suriadi (40) warga Kec. ...




Batu Bara | suaraburuhnasional.com -  Mengaku bekerja sebagai pedagang jam keliling kepada istrinya, Imron (41) dan Suriadi (40) warga Kec. Kayu Agung dan Kec. Sungai Pinang Kab. Ogan Lilir  Provinsi Sumatra Selatan ini ternyata maling antar provinsi.

Hal ini terungkap saat beraksi di kantor Kakan Kemenag jalan Perintis Kemerdekaan Kec. Lima Puluh Kab. Batu Bara pada Kamis (24/6/2021) siang. Di saat semua karyawan di kantor Kakan Kemenag sedang melakukan sholat berjamaah sehingga setiap ruangan yang ada di kantor kosong karena ditinggalkan beribadah. 

Kedua tersangka Imron dan Yadi yang sudah berada di lokasi melihat kesempatan baik bagi mereka untuk menggasak isi kantor Kemenag tersebut. Setelah berhasil menggasak laptop dan hand phone milik para pegawai mereka langsung bergegas pergi dan menjual hasil curianya tersebut. Imron dan Yadi sering melakukan pencurian, semua modusnya tak terendus oleh siapapun yang ada di dalam areal kantor Kemenag tersebut, sehingga berjalan dengan mulus.

Menerima laporan pencurian tersebut Kasat Reskrim Polres Batu Bara AKP Fery Khusnadi SH MH dengan sigap melakukan penyelidikan dan dalam waktu 2 x 24 jam Kasat Reskrim dan anggotanya berhasil menangkap ke 2 pelaku pencurian di kantor Kemenag Kabupaten Batu Bara tersebut.

Kasat Reskrim Polres Batu Bara AKP Fery khusnadi SH.MH yang akrab dengan media menyampaikan,"saat kami melakukan penangkapan kepada 2 tersangka ini, di sebuah penginapan mereka melakukan perlawanan hingga kami melakukan tindakan tegas dan terukur, Imron yang berbadan besar mencoba kabur dengan mendorong personel Sat Reskrim dan kami berhasil melumpuhkannya.





Dari pengerebekan tersebut kami berhasil menyita hasil curian berupa 1 unit sepeda motor Mio Soul dengan plat nomor Polisi  BG 4362 TU, sebuah tas warna hitam berisi jam palsu atau bekas, dan barang bukti yang dicuri kedua tersangka 3 unit laptop 2 buah handpone serta uang,"ungkap AKP Fery Khusnadi SH MH.

Saat diintrogasi ke 2 tersangka Imron (41) dan Yadi (40), mengakui perbuatanya ketika digelarnya press release pada Rabu (30/6) dan berkata kepada awak media, saya telah bersalah kepada para korban dan terutama istri kami yang berada di Palembang.

Kami minta maaf karena telah berbohong dengan alasan kerja ternyata kami seorang maling yang sering melakukan di daerah lintasan kami,”ucap Imron dan Yadi dengan sedih sambil mengerang kesakitan karena luka tembak di bagian betisnya. (Nelson Srg)

Tidak ada komentar