Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News

latest

Soroti Maraknya Ilegal Loging, Seorang Mahasiswa Gelar Aksi Demo Tunggal

Palas | suaraburuhnasional.com - Andrew Amanah Carnagie Hasibuan, mahasiswa UIN Sumatera Utara menggelar demo tunggal (seorang diri) di depa...




Palas | suaraburuhnasional.com - Andrew Amanah Carnagie Hasibuan, mahasiswa UIN Sumatera Utara menggelar demo tunggal (seorang diri) di depan kantor DPRD Kabupaten Padang Lawas (Palas), Senin (5/7/2021).

Aksi tunggal itu dilakukannya untuk menyoroti praktik pencurian kayu (Ilegal Loging) yang masih terus berlangsung hingga saat ini di wilayah Palas. Datang membawa kertas manila, mahasiswa semester IV fakultas Hukum itu membentangkan kritikannya terhadap wakil rakyat Palas.

“DPRD Palas diduga pura-pura bisu dan tuli terhadap dugaan ilegal logging di Palas khususnya di Sosopan’, dan ‘mencegah lebih baik.. Hentikan pengalihan lahan yang dibuka, tidak sesuai dengan resiko yang diterima’ ini sebagai bentuk aksi diam,” kritik Amanah Carnagie Hasibuan.

Dengan bermasker, dan mulut dilakban, kertas manila sebagai tuntutan itu sengaja digantung di depan dan belakang tubuhnya. Tak ada kata-kata yang terucap dari mahasiswa asli putra Sosopan ini.

Hanya datang, diam berdiri di depan kantor dewan rakyat tersebut. Berselang setengah jam, baru salah satu anggota dewan menyahuti.  “Ya akan kita laporkan ke pimpinan, dan akan kita buat RDP dalam waktu dekat,” kata H Lokot Nasution, anggota DPRD dapil Sosopan yang menyahuti aksi tunggal tersebut.

Kepada wartawan, Andrew berbincang sejak lama soal pembukaan lahan dan ilegal logging di Desa Sianggunan, Kecamatan Sosopan itu sudah lama disuarakan. Berharap agar tindakan kolaborasi Kepala desa dan CV Mutiara Batang Toru, selaku pihak ketiga dapat dihentikan segera oleh pemangku kepentingan. “Namun hingga kini tak ada ketegasan dari pihak manapun, malah hampir setiap hari masih banyak kayu-kayu yang lewat dari Sosopan,” jelas Andrew.

Dalam statementnya, Andrew menuntut agar pihak kepolisian Resort Padang Lawas menindak tegas pelaku-pelaku ilegal logging itu. Serta menindak dan menghentikan aktifitas pembukaan lahan di Desa Suanggunan.

Selain itu, kepada DPRD mahasiswa ini juga meminta agar turun langsung meninjau pembukaan lahan tersebut. Bahkan diminta agar DPRD membuat perda yang mengatur pembukaan lahan dan memperketat penggunaan gergaji mesin untuk mengurangi dampam yang terjadi ke depan. (AMH)

Tidak ada komentar