BerandaadvetorialDPRD Kota Medan Setujui Ranperda Kota Medan Tentang R-APBD TA 2022 Jadi...

DPRD Kota Medan Setujui Ranperda Kota Medan Tentang R-APBD TA 2022 Jadi Perda

- Advertisement -

 

Medan | suaraburuhnasional.com – DPRD Kota Medan menyetujui Ranperda Kota Medan tentang R-APBD Kota Medan TA 2022 untuk seterusnya dijadikan sebagai Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan.

Persetujuan bersama ini diambil setelah Wali Kota Medan Bobby Nasution dan pimpinan DPRD Kota Medan melakukan penandatanganan bersama ranperda tersebut di gedung DPRD Kota Medan, Selasa (30/11/2021). Pengambilan keputusan melalui rapat paripurna DPRD Kota Medan ini berjalan lancar setelah sebelumnya mendengarkan pendapat dari fraksi-fraksi DPRD Kota Medan.

Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam sambutanya secara khusus menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada pimpinan dan anggota DPRD Kota Medan yang bersama-sama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah membahas dengan cermat dan teliti R-APBD TA 2022 yang telah disampaikan sebelumnya sehingga telah disetujui bersama antara Pemko Medan dengan DPRD Kota Medan untuk dapat nantinya dituangkan kedalam peraturan daerah.

“Saya secara bersungguh-sungguh mengikuti setiap tahapan proses pembahasan, saya mendapatkan catatan pembahasanya berlangsung dengan konfrehensif, sungguh-sungguh, cermat dan teliti serta berjalan secara konstrutif dan dilandasi dengan semangat yang sama untuk mewujudkan APBD Kota Medan sebagai APBD rakyat dan APBD sehat,” kata Bobby Nasution.

Sebagai APBD rakyat, Bobby Nasution ingin agar penggunaan APBD ini nantinya mampu mengatasi berbagai permasalahan pembangunan kota yang dihadapi masyarakat secara lebih optimal dari sebelumnya sehingga masyarakat Kota Medan dapat merasakan dampak positif nyata khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Di samping itu APBD Kota Medan tahun 2022 juga diharapkan dapat menjadi stimulus dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan produksi khususnya di sektor UMKM termasuk meningkatkan pendapatan masyarakat sehingga berfungsi sebagai stimulus perekonomian kota.

 

“Sedangkan sebagai APBD sehat, Bobby Nasution menyebutkan APBD Kota Medan tabun 2022 membuktikan kota Medan memiliki kemandirian keuangan daerah yang terus meningkat. Belanja daerah juga nantinya dipastikan akan digunakan untuk program pembangunan kota yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” jelas Bobby Nasution.

Oleh sebab itu, sesuai dengan tema pembangunan kota yang telah ditetapkan, maka APBD Kota Medan tahun 2022 diharapkan dapat menghasilkan output dan outcome yang lebih besar serta dapat lebih mendukung percepatan pemulihan ekonomi kota sekaligus menjadi insentif berunvestasi yang lebih besar bagi sektor swasta di kota Medan kedepanya.

“Melalui siklus ini tentunya kita yakin bisa secara masif menurunkan angka pengangguran, angka kemiskinan sekaligus kesenjangan di masyarakat Kota Medan,” pungkas Bobby Nasution.

Sebelum pengesahan Ranperda R-APBD 2022, Wakil Ketua DPRD Kota Medan Ihwan Ritonga dan HT Bahrumsyah membacakan laporan pembahasan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Medan terhadap Ranperda Kota Medan tentang R-APBD Tahun Anggaran 2022, dinyatakan rincian pendapatan dan belanja yang telah disepakati untuk pendapatan daerah Rp6.373.207.732.441, belanja daerah Rp6.673.207.732.441, pembiayaan penerimaan Rp300 miliar, pembiayaan pengeluaran Rp 0 dan pembiayaan netto Rp 300 miliar.

Sebelumnya dalam paripurna itu juru bicara Fraksi PDIP Roby Barus mengatakan kualitas APBD sangat berkaitan dengan pemenuhan nilai-nilai ekonomi, efisiensi, efektivitas, keadilan, akuntabilitas dan responsibilitas.

“Secara ekonomi berarti anggaran tersebut akan selalu meningkat. Efisiensi berarti alokasi anggaran sesuai dengan hasil yang didapatkan. Efektif berati alokasi anggaran sesuai dengan tujuan yang direncanakan,”kata Roby.

Fraksi PDIP, kata Roby, mendukung penuh langkah-langkah yang dilakukan Pemko Medan guna pemenuhan program-program serta mendorong segera direalisasikan terkait dana kapitasi yang mengendap di beberapa puskesmas yang ada di Medan.

Terkait apa yang telah dilakukan Pemko Medan dalam memberdayakan pelaku UMKM di Kota Medan, kata Roby, Fraksi PDIP menilai apa yang dilakukan Wali Kota Medan sudah terlihat. Misalnya melakukan pelatihan-pelatihan keterampilan bagi pelaku UMKM dan bantuan permodalan usaha serta memfasilitasi pemasaran/promosi terhadap produk usaha.

“Salah satunya melalui program The Kitchen of Asia. Kami sangat mengapresiasinya. Karena Wali Kota punya perhatian besar terhadap kemajuan dan perkembangan UMKM di Kota Medan,” katanya.

Fraksi PDIP, kata dia, juga mengusulkan agar program pembinaan, penerbitan perizinan atau formalisasi UMKM juga harus menjadi perhatian utama Pemko Medan ke depan. “Dari informasi yang kami dapat, masih banyak usaha mikro kecil yang belum memiliki legalitas usaha. Ini membuat mereka sulit mendapatkan akses bantuan keuangan dari pemerintah daerah maupun pusat,” kata Roby.

Untuk pengembangan UMKM, Fraksi PDIP berharap OPD maupun BUMD sedapat mungkin melibatkan UMKM di Medan sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pemberdayaan. Terkait program Jaringan Pengamanan Sosial, Fraksi PDIP meminta agar program ini bisa lebih efektif menjangkau masyarakat bawah dan pengelolaannya dilakukan secara lebih baik. “Identifikasi penerima bantuan juga harus lebih tepat agar tidak salah sasaran sebagaimana yang pernah terjadi sebelumnnya,” terang Roby.

Sementara pendapat Fraksi NasDem melalui juru bicaranya T Edriansyah Rendy mengatakan proyeksi pendapatan daerah tahun 2022 sebesar Rp6,2 triliun lebih dinilai cukup realistis. “Cukup realistis untuk kondisi saat ini. Tapi Pemko harus tetap konsentrasi penuh untuk memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19. Serta recoveri ekonomi akibat dampak pandemi tersebut,” kata Rendy.

Fraksi NasDem juga berharap Pemko Medan terus melakukan penggalian jenis pendapatan baik yang bersumber dari PAD maupun dari jenis pendapatan lainnya. Seperti dana perimbangan dan lain-lain pendapatan daerah yang sah. “Kami yakin Pemko Medan bisa melakukannya,” katanya.

Untuk mewujudkan efisiensi dan efektifitas anggaran khususnya pada sisi belanja, kata Rendy, perencanaannya tetap didasarkan kepada arah dan kebijakan umum serta strategi dan prioritas yang telah ditetapkan.

Pendapat serupa juga disampaikan Fraksi Hanura PSI PPP (HPP). Melalui juru bicaranya Hendra DS, fraksi ini menilai manifestasi APBD harus konkrit dalam bentuk perencanaan keuangan yang komprehensif.

Oleh sebab itu, fraksi ini mengingatkan Pemko Medan dalam menyusun penerimaan dan pengeluaran yang dibuat dalam bentuk program pembangunan, muara akhirnya untuk memberikan pelayanan terbaik serta kesejahteraan rakyat. “Jadi Pemko Medan dalam menyusun penerimaan dan pengeluaran APBD harus benar-benar menggunakan data valid dan kajian menyeluruh,” kata Hendra.

Fraksi HPP juga meminta Pemko Medan dalam pengerjaan pembangunan infrastruktur harus dilakukan pada semester pertama. “Tujuannya agar infrastruktur yang dibangun kualitasnya benar-benar baik dan terukur,” kata Hendra.

Fraksi HPP, kata Hendra, juga meminta pelaksanaan tender di LPSE Kota Medan dilakukan secara baik dan bijaksana untuk menghindari adanya fee proyek. “Ini penting untuk menjaga mutu dan kualitas pengerjaannya sesuai anggaran yang ditetapkan,” katanya.

Dalam upaya penanganan banjir di Kota Medan, Fraksi HPP menilai perlu perencanaan sistematis. “Seyogyanya penanganan banjir harus dimulai dari hilir sungai, baru ke hulu. Kita berharap pelaksanaan normalisasi sungai di Kota Medan lebih dipercepat untuk menampung debit air dari saluran drainase primer (perkotaan) dan saluran drainase sekunder (lingkungan),” kata Hendra.

Untuk itu, Fraksi HPP, kata Hendra, mengimbau Dinas PU segera mengajukan ganti rugi tanah masyarakat ke Dinas Perkim untuk mendukung pelaksanaan proses normalisasi yang sudah dilakukan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS). Dengan perencanaan yang matang,”kata Hendra, Fraksi HPP berharap tidak ada lagi keluhan rakyat Kota Medan akan bencana banjir. (PM)

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Related News
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here