Selasa, Februari 7, 2023

Dinas Pariwisata Kab Toba Selenggarakan Festival Tuak di Kota Balige

 

Toba | suaraburuhnassional.com – Dinas Pariwisata Kab Toba selenggarakan Festival Tuak di Kota Balige tepatnya di depan rumah adat yang terdapat di kawasan Monumen DI Panjaitan Balige. Senin (26/11/2022).

Hal itu diselenggarakan adalah dalam rangka melestarikan budaya Batak, karena minuman tuak adalah merupakan minuman tradisional bagi masyarakat Batak. “Kami dari Dinas Pariwisata Kab Toba menyelenggarakan Festival Tuak yang bertujuan untuk melestarikan Budaya Batak Toba,”demikian penuturan pihak Pariwisata Kab Toba yang tampil di atas panggung pada saat pembukaan kegiatan tersebut.

Menurut Kadis Pariwisata, bahwa para peserta yang ikut ambil bagian dalam kegiatan itu adalah warga petani penggiat produksi tuak atau disebut Paragat, dan penggemar minum tuak dari Kecamatan Balige dan Kecamatan Tampahan. Mengawali acara festival Tuak, pihak penyelenggara menampilkan tayangan video pada layar yang tersedia di hadapan para yang hadir, bagaimana cara mengeksplor pohon aren agar dapat menghasilkan tuak, dengan ketrampilan yang khusus, sehingga dapat menghasilkan sebuah minuman yang enak untuk diminum dan dapat memberikan sebuah kenikmatan bagi peminatnya,dengan melalui berbagai proses pengolahan.

Dalam suasana yang tertib dan terkendali dalam ikatan tali persaudaraan, karena pada umumnya warga yang tinggal di Bona Pasogit kental dengan hubungan kekerabatan mereka asyik mengobrol antara yang satu dengan lainnya sambil menikmati segelas tuak di atas meja. Para peserta duduk dengan santai di bawah tratak yang cukup luas serta kursi yang tersedia cukup menampung ratusan peserta, layaknya seperti di kedai tuak.

Hadir di dalam acara Festival Tuak Bupati Kab Toba, Danramil, Kapolsek Balige, Kadis Pariwisata serta unsur OPD pemkab Toba. Sementara dalam kesempatan itu, Bupati Poltak Sitorus menyampaikan sambutannya mengatakan, bahwa minum tuak adalah untuk sehat, bukan untuk buat sempoyongan maka oleh karenanya minum tuak harus teratur jangan sampai berlebihan kalau sampai berlebihan dapat menimbulkan penyakit.

“Jadilah peminum tuak yang teratur cukup dua gelas satu hari supaya sehat dan dapat melaksanakan aktivitasnya dalam seharinya,”ujar Bupati seraya mengajak warga untuk minum tuak secara teratur sambil menyodorkan pertanyaan kepada para peminum tuak.

“Maukah jadi peminum tuak yang teratur,”tanya Bupati kepada hadirin, kemudian disambut secara bersama –sama,”mau pak Bupati,”sambut mereka secara serentak. Kemudian Bupati pamit kepada para hadirin karena masih ada lagi kegiatan yang hendak dihadiri. Acara berlanjut dengan berbagai acara dengan dihibur oleh artis lokal. (Hisar N)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Stay Connected

0FansSuka
3,702PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles