Jumat, Juni 14, 2024

Anggota DPR RI H Salim Fahri SE MM Hadiri Acara Pembukaan Bimtek Anggota dan Pendamping Kelompok Penerima Bantuan Usaha Ekonomi Produktif

 

Aceh Tenggara I suaraburuhnasional.com – Mewakili Pj. Bupati Aceh Tenggara, Drs. Syakir. M. Si, Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Tenggara, Yusrizal, ST resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) anggota dan pendamping kelompok penerima bantuan usaha ekonomi produktif di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dinas Dikbud), Dihadiri Anggota Komisi lV DPR- RI H. M. Salim Fakhry, S.E., M.M,

Pelaksana tugas (Plt) Sekda Aceh Tenggara Yusrizal, ST secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi masyarakat penerima bantuan usaha Ekonomi Produktif. Sebanyak 35 Ketua kelompok tani dari 3 kabupaten diantaranya Kabupaten Langkat, Kabupaten Gayo Lues dan Kabupaten Aceh Tenggara. Sebagai peserta Bimtek.

Pembukaan Bimtek dihadiri Anggota Komisi lV DPR- RI H. M. Salim Fakhry, S.E., M.M, Ketua DPRK Agara Denny Febrian Roza, Kepala Balai Besar Tanam Nasional Gunung Leuser, Dr. U. Mamat Rahmat, S.Hut., MP, Asisten I Setdakab. Gayo Lues, dr. Nevi Rizal, M.Kes, Dandim 0108/Agara, Letkol Inf. M. Sujoko, Kapolsek Badar Iptu Yanto Tridasman, perwakilan PN Hakim Rahmanto Attahyat, S.H, Kajari Kutacane yang diwakili Aulia S.H, Kepala Resort Ketambe, Saidi Bahri, Kepala Resor Kedah, Irwansyah, Kepala Resor Bekancan, Sahad Alfredo Sihombing.

Sambutan Pj. Bupati Aceh Tenggara disampaikan Plt. Sekda Yusrizal dikarenakan dalam waktu yang bersamaan Pj. Bupati Aceh Tenggara sedang mengikuti Vidcon Penjabat (Pj) Kepala Daerah dengan Bapak Mendagri RI terkait Netralitas ASN dalam menghadapi tahun Politik 2024.

Plt. Sekda mengatakan selama ini Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara telah melakukan upaya melestarikan kawasan hutan baik hutan konservasi Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) serta hutan lindung wilayah kerja KPH VI dan sekitarnya.

” Kami sangat menyadari terutama gunung leuser telah menjadi kebanggaan dan icon Kabupaten Aceh Tenggara perlunya pelestarian lingkungan, pembentukan dan pembinaan kelompok tani hutan konservasi yang tertuang dalam rencana kerja tahunan yang telah disepakati setiap tahunnya antara pemerintah kabupaten aceh tenggara dengan balai besar TNGL,” jelas Yusrizal.

Dijelaskan Plt. Sekda, bahwa Kabupaten Aceh Tenggara memiliki luas wilayah 4.242.04 Km² atau sekitar 424.204 Hektar dengan jumlah penduduk pada tahun 2021 sebanyak 224.119 jiwa dengan rata-rata pertumbuhan 2.02% pertahun. Dari luas wilayah yang ada lebih kurang 86 persen adalah kawasan hutan konservasi sebesar 65,61% yang dikelola oleh BBTNGL dan kawasan hutan lindung 20,21% dikelola hutan lindung.

Kata sambutan Anggota Komisi IV H. M. Salim Fahkry menjelaskan, bahwa bimbingan teknis menanam tanaman buah yang dilakukan balai besar TNGL, diharapkan nantinya dapat menjadi sumber ekonomi alternatif bagi masyarakat di Kabupaten Aceh Tenggara. (Dinni)

spot_img

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
- Advertisement -

Latest Articles