Jumat, Juli 12, 2024

Penetapan Anggota KIP Beredar Isu di Bandrol Harga 500 – 800 Juta, Diduga Sejumlah Nama telah Memberi Uang Panjar

 

Aceh Tenggara I suaraburuhnasional.com – Tim Panitia Seleksi (Pansel) penjaringan anggota Komisioner Komisi Pemilihan Indenpendent (KIP) Kabupaten Aceh Tenggara masa jabatan 2024 – 2029. Telah melalui beberapa tahapan kini peserta calon KiP tinggal sebanyak 15 orang. Untuk menetapkan anggota KIP beredar isu dibandrol harga 500 – 800 Juta. Diduga sejumlah nama telah menyetor kepada oknum yang berkompeten.

Salah satu peserta yang ikut mencalonkan diri menjadi KiP Kabupaten Aceh Tenggara yang tidak ingin namanya dipublikasikan kepada media ini Selasa (2/1/2024) di Kutacane mengatakan, membenarkan adanya isu yang berkembang bahwa untuk kelulusan menjadi anggota KIP Aceh Tenggara masa jabatan 2024 – 2029 dibandrol dengan harga cukup fantastis mulai dari Rp. 500 – 800 Juta.

Kata nara sumber lebih lanjut menjelaskan, Pada awalnya saya enggan mencalonkan diri menjadi anggota KIP karena pengalaman yang lalu. Bahwa untuk menetapkan kelulusan menjadi anggota KIP harus menyiapkan uang sebesar Ratusan juta selain itu harus memiliki hubungan yang dekat dengan para penguasa. Tapi karena tim pansel menyakinkan bahwa penentuan anggota KIP tidak berdasarkan uang maupun karena hubungan, tapi karena kecakapannya. Karena itulah saya mencalonkan diri.

Memang ketika tim pansel yang menguji benar tidak adanya unsur uang maupun hubungan dengan penguasa murni karena kecakapan peserta calon KIP. Tapi sayangnya kewenangan Pansel hanya sampai pada 15 besar. Setelah itu penentuan nama yang lulus menjadi Anggota KIP yang menentukan yaitu Anggota DPRK Aceh Tenggara tepatnya Komisi A yang melahirkan Anggota KIP. Ujar narasumber.

Disinilah ada memulai permainan setelah peserta tinggal 15 orang, ada oknum DPRK yang mulai bermain meraih keuntungan demi memperkaya dirinya dan kelompoknya. Oknum DPRK menjumpai calon yang ingin lulus menjadi KIP. Harus membayar uang mulai dari 500 – 800 Juta. Begitu juga sebaliknya peserta calon KIP yang menjumpai oknum DPRK agar dirinya bisa lulus menjadi KIP. Bahkan sejumlah nama sudah ada yang memberikan uang Ratusan Juta sebagai Panjar. Jika lulus nanti maka calon KIP tersebut harus memberi ratusan juta lagi sesuai.dengan kesepakatan mereka. Ungkap narasumber tersebut.

Saya pribadi ada juga oknum DPRK yang menjumpai dirinya agar bisa diluluskan menjadi anggota KIP tapi harus membayar Ratusan juta. Tapi saya menolak bujukan oknum DPRK tersebut dengan tegas. Karena jika saya membayar Ratusan juta supaya lulus menjadi anggota KIP sudah pasti saya bekerja diluar aturan untuk mengembalikan uang yang sudah saya keluarkan. Jika saya bekerja diluar aturan sudah pasti penjara menanti saya. Sebut Nara sumber itu.

Untuk mencegah kecurangan saat ujian kelayakan yang dilaksanakan oleh pihak DPRK Aceh Tenggara baiknya dilaksanakan secara terbuka untuk umum setidaknya untuk membiarkan rekan pers dan LSM untuk menyaksikan ujian tersebut dan menyampaikan hasil nilai yang diraih oleh peserta yang calon KIP pada saat itu juga. Dengan demikian masing masing peserta mengetahui berapa nilainya dan peringkat ke berapa. Pungkas narasumber.

Meskipun hal tersebut masih ada banyak celah yang bisa dilakukan untuk meluluskan calon anggota KIP sebagai contoh sebelum dilaksanakan ujian psikotest yang dilakukan oleh Pihak pansel, telah melakukan latihan kepada oknum calon KIP untuk menjawab kunci jawaban. Ungkap narasumber

Selain itu ujian psikotest yang telah dilakukan patut kita duga sudah tidak strail lagi. Pasalnya beberapa malam sebelum di laksanakan ujian psikotest diduga sejumlah calon KIP yang telah memberi uang berkumpul di salah satu kediaman Tim Penguji Didaerahnya seputaran kota cane untuk latihan menjawab soal ujian psikotest. Yang diarahkan oleh oknum DPRK. Jelas narasumber.

Saya menduga sudah ada 6 -7 orang yang telah memberi uang Panjar kepada oknum DPRK tersebut sebagai panjar. Mungkin saja peristiwa Tahun 2018 akan kembali terjadi pasalnya yang ditetapkan untuk menjadi anggota komisioner KIP sebanyak 5 orang. Artinya ada 1 atau 2 orang yang menjadi korbannya nanti. Sebut narasumber.

Harapan saya agar Tim Saber pungli bisa melakukan OTT karena setelah penetapan Anggota KIP Aceh Tenggara kita yakin mereka yang telah di tetapkan namanya menjadi anggota KIP akan menyetor kekurangan janji yang telah disepakati diantara mereka. Kita berharap nama namanya yang ditetapkan menjadi anggota KIP nantinya benar benar karena kemampuannya. Bukan karena uang sogokannya. Tegas narasumber mengakhiri penjelasanya.

Ketua DPRK Aceh Tenggara Deni Pebrian Roza, S.STP, M.Si ketika dihubungi wartawan media ini melalui jaringan selulernya via aplikasi WhatsApp Rabu, 3 Januari menjelaskan, saya tidak tahu masalah isu ini saya akan dalami dulu isu ini saya belum bisa memberikan komentar. Jelas Deni Pebrian Roza singkat.

Ketua Komisi A DPRK Aceh Tenggara Sufian Sekedang ketika dikonfirmasi melalui jaringan selulernya via aplikasi WhatsApp, tidak membalas pesan WA wartawan media ini meskipun telah membaca pesan terbukti dengan contreng garis 2 warna biru. Hingga berita ini dikirim ke meja kerja pemimpin redaksi. (Dinni)

spot_img

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
- Advertisement -

Latest Articles