Jumat, Juni 14, 2024

Bupati LIRA Paparkan Kegagalan Pemerintahan Drs Raidin Pinim MAP

 

Aceh Tenggara | suaraburuhnasional.com – Pegiat Kontrol Sosial Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Aceh Tenggara Saleh Selian menyatakan. pemerintahan era Drs Radin Pinim MAP – Bukhari telah gagal mewujudan prinsip Good Governance. Raidin Pinem kembali mencalonkan diri untuk menjadi Bupati priode 2024 – 2029.

” Good governance suatu konsep yang mengacu kepada proses pencapaian keputusan dan pelaksanaannya yang dapat dipertanggungjawabkan secara bersama. Dan kita menilai Bahwa Bapak Raidin Pinim Gagal Menjalankan Tugasnya Sebagai Bupati Aceh Tenggara Periode Tahun 2017 – 2024,”sebut penggiat sosial Bupati LIRA Saleh Selian, Sabtu (8/6/2024).

Saleh Selian lebih lanjut merincikan, kegagalan Raidin Pinim menjabat Bupati Aceh Tenggara Periode 2017 – 2022 seperti di bidang birokarasi. Pada saat dirinya menjabat terlalu sering melakukan mutasi. Bahkan kesan pemerintahan ugal – ugalan dalam melakukan mutasi terlihat jelas seperti dialami Sdr M. Yani Kepala Kesbangpol Linmas.

Begitu juga Pengelolaan Keuangan Daerah. Diketahui pada akhir pemerintahan Raidin dan Bukhari daerah ini mengalami defisit Rp.106 Milyar. Bahkan yang paling menonjol maraknya pejabat tersandung kasus korupsi di Aceh Tenggara. Ungkap Saleh Selian.

” Begitu juga pengawasan dan pembangunan di desa atau pengelolaan dana desa. Diera pemerintahan Raidin Pinim mengalami kemunduran. Dimana banyak Dana Desa dihabiskan percuma bahkan ada kesan mengijinkan Dana Desa dipakai Untuk Bimtek keluar daerah menelan dana puluhan milyar seperti bimtek 2019 Di UGL, Bimtek Hotel Santika Dyiandra Medan 2020, Bimtek Lombok NTB Tahun 2021,” sebut Saleh Selian.

Bahkan pengelolaan dana desa juga disinyalir menghambat pembangunan Desa . Hal ini dikarnakan adanya dugaan alokasi dana desa tidak terealisasi kepada desa seperti Tahun 2017 sebesar Rp. 12 Milyar. Begitu juga Tahun 2018 dana desa tidak terealisasi sebesar Rp. 8 Milyar, dalam hal ini Raidin Pinim dilantik menjadi bupati Aceh Tenggara Tahun 2017 bulan Oktober,”terang Saleh Selian.

“Soal sosial budaya dan keagamaan?. Kami belum bisa menilainya artinya publiklah yang menilainya!,”ucap Saleh Selian. Demikian kesimpulan penilaian dari pihaknya selaku aktivis kontrol sosial Raidin Pinim gagal sebagai Bupati Aceh Tenggara. Namun ironisnya Raidin Pinim kembali mencalonkan diri untuk menjadi Bupati priode 2024 – 2029. Pungkas Saleh Selian.

Untuk itu dirinya mengingatkan pada masyarakat Aceh Tenggara Pilkada 2024 pilihlah putra – putra terbaik Aceh Tenggara, seperti Salim Fakhry, dr. Pandi Sikel dan Ali Basrah dimana sosok tersebut telah banyak berjasa untuk kemajuan Aceh Tenggara. Tegas Saleh Selian mengakhiri penjelasanya. (Dinni)

spot_img

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
- Advertisement -

Latest Articles