Kamis, Februari 12, 2026

Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan Edukasi Calon Penumpang KM Kelud

Share

spot_img
spot_img
- Advertisement -

 


dLXHLU54O2876Ijyf22opx1wE4BqkuMICmXEo/s320/SAVE_20250715_152536.jpg" width="255" />

 

​Belawan | suaraburuhnasional.com – Di tengah hiruk-pikuk aktivitas Pelabuhan Belawan yang menjadi urat nadi maritim Sumatera Utara, sebuah langkah preventif nan humanis digelar. Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pelabuhan Belawan hadir di tengah ribuan calon penumpang Kapal Motor (KM) Kelud untuk menyuarakan pesan krusial: Keselamatan adalah prioritas utama.

​Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (10/2/2026) di Dermaga Bandar Deli ini merupakan bagian integral dari Operasi Keselamatan Toba 2026. Fokusnya bukan sekadar penegakan aturan, melainkan membangun kultur berkendara yang cerdas dan beradab bagi masyarakat yang hendak bepergian maupun keluarga yang mengantar.

​Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Rosef Efendi, SIK., MH., CPHR., melalui Kasat Lantas AKP Andi K. Barus, SH., MH., menegaskan bahwa pelabuhan adalah titik pertemuan mobilitas tinggi yang memiliki risiko kompleksitas lalu lintas yang unik.

​”Kami tidak ingin keselamatan hanya menjadi slogan. Di lokasi dengan kepadatan tinggi seperti dermaga, kedisiplinan individu adalah kunci utama untuk menghindari fatalitas kecelakaan maupun kemacetan panjang,”ujar AKP Andi K. Barus dengan lugas.

​Personel Sat Lantas tidak hanya berdiri sebagai pengawas, tetapi hadir sebagai mitra masyarakat. Pendekatan edukasi dilakukan secara dialogis, menyapa langsung para calon penumpang dan pengantar. Beberapa poin utama yang ditekankan antara lain: Pentingnya kelengkapan surat berkendara.
Menghargai hak sesama pengguna jalan di kawasan padat. ​Penempelan stiker edukatif pada kendaraan warga sebagai pengingat konstan (visual reminder) saat mereka kembali ke jalan raya.

​Langkah taktis ini diharapkan mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan secara signifikan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. Operasi Keselamatan Toba 2026 ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan manifestasi negara dalam melindungi warganya di setiap jengkal infrastruktur transportasi.

​“Harapan kami besar setiap warga yang berangkat dari pelabuhan ini membawa pulang kesadaran baru bahwa tertib berlalu lintas adalah bentuk cinta kepada keluarga yang menanti di rumah,” tutup Kasat Lantas dengan penuh optimisme. (NS)

Read more

Local News