Selasa, Februari 10, 2026

Simfoni Bakti di Tahun Kuda Api: Jamuan Kasih YLMI untuk Para Sesepuh Medan

Share

spot_img
spot_img
- Advertisement -

 


dLXHLU54O2876Ijyf22opx1wE4BqkuMICmXEo/s320/SAVE_20250715_152536.jpg" width="255" />

 

​Medan | suaraburuhnasional.com – Di tengah euforia perayaan Tahun Baru Imlek yang penuh warna, Yayasan Lansia Merdeka Indonesia (YLMI) kembali mengukir jejak kemanusiaan yang mendalam. Melalui perhelatan bertajuk “Imlek Makan Bersama Lansia”, yayasan ini membuktikan bahwa kemuliaan sebuah peradaban tercermin dari cara mereka memuliakan para generasi pendahulunya. ​Diselenggarakan pada Sabtu, 7 Februari 2026, di Restoran Royal Thamrin, acara ini menjadi oase kehangatan di tengah hiruk-pikuk modernitas Kota Medan.

​Di bawah kepemimpinan DR. Hartono Tjandra, acara ini bukan sekadar jamuan makan malam biasa. Momentum ini bertepatan dengan transisi menuju Tahun Kuda Api sebuah simbol zodiak yang dalam filosofi Tionghoa melambangkan vitalitas, energi yang berkobar, dan ketangguhan.

​”Program rutin tahunan ini adalah bentuk bakti nyata dan manifestasi kepedulian kita terhadap orang tua. Kami ingin menciptakan sebuah ruang di mana para lansia merasa benar-benar dihargai dan dicintai. Sebab pada akhirnya, kebersamaan adalah hadiah paling mewah yang bisa kita berikan,” ujar DR. Hartono Tjandra dalam sambutannya yang menyentuh.

​Acara dimulai tepat pukul 17.00 WIB, suasana restoran bertransformasi menjadi lautan merah warna yang melambangkan keberanian, keberuntungan, dan kegembiraan. Kemeriahan diawali dengan dentuman perkusi dan atraksi Barongsai yang memukau, sebuah ritual simbolis untuk mengundang keberuntungan sekaligus menghibur para tamu. ​Sebagai bentuk kasih sayang konkret, YLMI juga membagikan Angpao dan Parcel Imlek pada ratusan Lansia, sebuah tradisi yang melambangkan doa agar keberkatan senantiasa mengalir bagi para sesepuh.

​YLMI tidak main-main dalam menyuguhkan kualitas hiburan. Nuansa eksklusif sangat terasa dengan kehadiran deretan penyanyi papan atas Kota Medan: ​Calvin Willian, ​Jenny Sim, ​Hendry Kho. ​Dipandu oleh MC karismatik Susanto Xiera, suasana mencair dalam tawa dan nostalgia. Penampilan musik yang apik berhasil membangun koneksi emosional, membuat para lansia tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga bagian utama dari simfoni kebahagiaan malam itu.

​Acara dipuncaki dengan sesi Lucky Draw yang penuh antusiasme, menambah binar di mata para peserta. Namun, di atas semua hadiah fisik tersebut, yang paling berharga adalah senyum tulus yang tersungging di wajah para sesepuh. ​Melalui acara ini, YLMI berhasil mempertegas posisinya sebagai jembatan kasih bagi masyarakat. Mereka mengingatkan kita semua bahwa di balik kemajuan zaman, nilai bakti kepada orang tua tetap menjadi pilar utama dalam membangun harmoni sosial yang kokoh di Kota Medan. (Liputan: Nelson Siregar)

Read more

Local News