Sumbul, suaraburuhnasional.com – Jalan alternatif yang menghubungkan Tanjung Beringin, Pangiringan, hingga Dolok Sanggul mengalami longsor dan putus total, mengakibatkan terganggunya akses masyarakat di wilayah tersebut. Menyikapi situasi ini, Forkopimca bersama Kepala Desa dan Kepala UPT PUPR langsung turun ke lapangan pada Rabu (4/12/2024) pukul 09.00 WIB untuk melakukan pengecekan lokasi.
Dalam tinjauan tersebut, koordinasi intensif dilakukan dengan pihak PUPR untuk memasang tanda peringatan di kedua arah, yakni dari Tanjung Beringin dan Pangiringan. Langkah ini bertujuan agar masyarakat mengetahui kondisi jalan yang tidak dapat dilalui. Selain itu, pihak Polsek Sumbul telah membuat laporan langsung (live report) agar informasi tersebar lebih luas.
Kapolres Dairi AKBP Agus Bahari PA Melalui Kapolsek Sumbul, AKP Asian Parhusip, menyampaikan bahwa langkah ini dilakukan untuk mempercepat proses perbaikan, mengingat jalan tersebut merupakan akses penting bagi warga, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Kami telah berkoordinasi dengan UPT PUPR Sidikalang untuk segera memasang box culvert guna memperbaiki jalan yang longsor. Targetnya, pekerjaan ini dapat diselesaikan dalam satu minggu sehingga jalan bisa dilalui sebelum Operasi Lilin Toba 2024,” ungkap Kapolsek.
Langkah cepat ini diharapkan mampu memberikan solusi sementara bagi masyarakat yang terdampak, sekaligus memastikan kelancaran arus lalu lintas menjelang masa liburan akhir tahun. Hingga perbaikan selesai, masyarakat diimbau untuk menggunakan jalur alternatif lain dan tetap berhati-hati dalam perjalanan. (Cs)


