Dairi | suaraburuhnasional.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Dairi terus berinovasi dalam meningkatkan layanan administrasi kependudukan bagi masyarakat. Sebanyak 156 siswa SMP Negeri 1 Sitinjo kini resmi memiliki Kartu Identitas Anak (KIA) setelah mendapatkan layanan jemput bola dari Dukcapil Dairi.
Kepala Dinas Dukcapil Dairi, Dr. Deddy Situmorang, SE, M.Si, yang diwakili oleh Pejabat Fungsional Dukcapil, Jenta Sinaga, secara simbolis menyerahkan 156 KIA kepada Wakil Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Sitinjo, Saudah Rahmayanti, pada Rabu (19/3). Penyerahan ini merupakan tindak lanjut dari layanan perekaman yang sebelumnya dilakukan langsung di sekolah.
Inovasi Layanan Jemput Bola
Jenta Sinaga menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mempermudah akses kepemilikan identitas bagi anak-anak di Kabupaten Dairi. Dengan adanya KIA, para siswa kini memiliki dokumen kependudukan yang sah, melengkapi akta kelahiran sebagai bukti legalitas identitas mereka.
“Hari ini, kami menyerahkan KIA hasil layanan jemput bola yang telah dilakukan sebelumnya. Identitas peserta didik kini lebih lengkap dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan administratif, seperti pendaftaran sekolah, pembukaan rekening bank, hingga pengurusan dokumen lainnya,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa KIA merupakan identitas resmi bagi anak-anak berusia 0 hingga 17 tahun kurang satu hari. Setelah mencapai usia 17 tahun, mereka diwajibkan memiliki KTP elektronik (KTP-el) sebagai dokumen kependudukan utama.
Apresiasi dari Pihak Sekolah
Wakil Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Sitinjo, Saudah Rahmayanti, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Dukcapil Dairi dalam menghadirkan layanan yang lebih mudah dan efisien.
“Kami sangat berterima kasih atas pelayanan jemput bola ini. Para siswa tidak perlu lagi datang ke kantor Dukcapil untuk mengurus KIA, semuanya diproses langsung di sekolah dengan cepat dan efisien. Ini merupakan inovasi yang sangat membantu masyarakat,” ujarnya.
Komitmen Dukcapil Dairi
Kepala Dinas Dukcapil Dairi, Dr. Deddy Situmorang, SE, M.Si, menegaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan administrasi kependudukan yang lebih dekat dengan masyarakat.
“Kami tidak hanya menunggu warga datang ke kantor, tetapi aktif turun ke lapangan untuk memastikan setiap anak memiliki identitas resmi. Program jemput bola ini akan terus diperluas, tidak hanya di sekolah-sekolah, tetapi juga di rumah sakit dan desa-desa, sehingga tidak ada lagi anak yang tidak memiliki dokumen kependudukan,”tegasnya.
Melalui inovasi ini, Dinas Dukcapil Dairi semakin memperkuat perannya dalam mewujudkan pelayanan administrasi kependudukan yang prima, cepat, dan membahagiakan masyarakat. (clara.s)


