Karo | suaraburunasional.com – Pasca erupsi Gunung Sinabung yang berada di Kab. Karo, Sumatra Utara, para masyarakat korban erupsi gunung Sinabung telah direlokasi ke beberapa lokasi di daerah Kab. Karo.
Ada juga sebahagian warga korban erupsi ada juga yang memilih kembali ke daerah/kampung halamannya dan beraktifitas seperti biasa di lahan yang telah diusahai secara turun temurun oleh keluarganya di daereh seputaran lingkar kaki Hunung Sinabung.
Ada pun lahan pertanian yang berada di bawah kaki Gunung Sinabung, saat ini terlihat sudah mulai diusahai dan ditanami masyarakat setempat dengan berbagai macam varian tanaman.
Bahkan ada tanaman Kurma yang biasanya tumbuh dan berkembang di padang gurun, kini tumbuh subur dan bahkan sudah ada sebahagian warga petani setempat mulai memanen hasilnya. Sungguh alam memperlihatkan pesona indahnya ciptaan Tuhan YME dengan segala isinya.
Sementara itu, Flin Sembiring Meliala salah seorang tokoh masyarakat setempat yang berasal dari Desa Payung, Kecamatan Tiganderket, lebih tertarik menanam buah Naga atau yang dikenal masyarakat dengan julukan buah merah, saat ini tanaman tersebut sedang belajar berbuah dan sebentar lagi akan memasuki must panen raya, untuk itu Flin pun harus rela bolak-balik Medan-Payung 2-3 kali dalam satu minggu.
Dalam obrolan awak media ini bersama Flin sembari menunggu waktu berbuka puasa, Rabu, 19 Maret 2025 di buffet ACC Baru jalan Setia Budi Medan dengan didampingi Ir. M.Yunus Sitepu salah satu aktivis ’98, berharap kepada Bupati Karo yang baru dilantik dan diambil sumpah jabatannya, untuk memberikan perhatian serius khususnya pada sektor “Agro Wisata” yang pada awalnya dibangun oleh masyarakat setempat dengan modal swadaya seadanya.
Di samping itu juga, Flin Sembiring Meliala sangat berharap Bupati Karo dapat membantu memperbaiki sarana Infrastruktur, memberikan Pelatihan dan Bimbingan serta bantuan Permodalan dalam pengembangan dan pembangunan sektor argo wisata tersebut.
Harapan tersebut dapat segera terealisasi secepatnya,
dengan adanya perhatian dan kerja keras yang serius dari Bupati serta SKPD untuk langsung mengeksekusinya, dengan menjalin hubungan dengan para tokoh-tokoh Masyarakat, Adat dan Budaya, Pemuda serta dengan para pemuka Agama di daerah tersebut.
Bersinerginya pemerintah dan masyarakat, ekonomi dan pembangunan Tanah Karo akan lebih baik kedepannya dan pastinya Pendapat Asli Daerah (PAD) Kab. Karo akan semakin meningkat, ujar Flin SM mengakhiri obrolannya. (Tarigan Jenggot)


