20.7 C
Munich
Sabtu, Juni 6, 2026

Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan Tebing Tinggi Erni Widya SP Awasi Penyaluran Beras Bulog Berlabel SPHP

Must read

 

Tebing Tinggi | suaraburuhnasional.com -Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, Pemerintah Kota Tebing Tinggi bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI), Perum Bulog Cabang Medan dan Toko Pantau Inflasi menggelar Gerakan Pangan Murah bagi masyarakat di halaman Kantor Kecamatan Padang Hulu Kota Tebing Tinggi Jalan Jenderal Gatot Subroto, Selasa (5/8/2025).

Gerakan Pangan murah dilakukan Pemerintah Kota Tebing Tinggi mengingat harga beras pada saat ini semakin meroket.Untuk itu, Pemerintah Kota Tebing Tinggi melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan beserta Perum Bulog melaksanakan Gerakan Pangan Murah di 5 Kecamatan se – Kota Tebing Tinggi yang pada hari ini digelar di Kecamatan Padang Hulu.

Adapun harga 1 karung beras 5 kg sebesar Rp. 58.000, Gula Pasir 1 kg Rp. 16.500, Minyak Goreng 1 kg Rp. 15.500. Gerakan Pangan Murah ini dimulai dari Senin tanggal 4 sampai dengan Sabtu 9 Agustus 2025

Dijelaskan Anwar Daniel Sibarani selaku Kepala Gudang Bulog dengan Wilayah Kerja Tebing Tinggi – Serdang Bedagai saat di wawancarai awak media menyampaikan bahwa kegiatan gerakan pangan murah ini dilaksanakan Pemerintah Kota Tebing Tinggi melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk membantu guna menstabilkan harga bahan pokok beras kepada masyarakat di kota Tebing Tinggi,” tegasnya.

Anwar juga menjelaskan, selama ada permintaan dari Dinas, Bulog dalam hal ini siap untuk menyediakan barang dan mulai hari Senin hingga Sabtu Bulog menyediakan 2000 karung beras dan ini permintaan dari Dinas Ketahanan Pangan Kota Tebing Tinggi untuk disalurkan di 5 Kecamatan Kota Tebing Tinggi,” ujarnya sembari menegaskan bahwa Bulog hanya menyediakan beras saja.

Ketika awak media menanyakan mengapa beras berlabel SPHP seperti menghilang dari peredaran, Anwar mengatakan bahwa sebenarnya bukan menghilang, tapi izinnya dari BAPANAS, jadi Bulog harus melalui instruksi BAPANAS terlebih dahulu baru bisa dikerjakan dan barulah beras SPHP yang berasal dari India ini bisa dikeluarkan,” tegasnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Tebing Tinggi, Erni Widya, SP mengatakan, sejak di awal tahun 2025 sudah merencanakan untuk menyalurkan beras SPHP setiap bulan dan sejak Januari sudah dilakukan, sementara adanya beras SPHP seperti menghilang itu sejak bulan Maret memang distop pemerintah, tidak ada penugasan kepada Bulog untuk penyaluran walaupun tersedia di Gudang Bulog. Namun begitu, kami dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian tetap melakukan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara Nasional untuk membantu masyarakat mengakses pangan dengan harga murah, khususnya beras selain minyak dan gula. Jadi, walaupun beras SPHP tidak ada kami tetap melakukan GPM dengan mengambil beras yang berada di kilang beras setempat dengan harga murah,” jelasnya.

“GPM adalah instruksi dari pusat yang harus dilaksanakan oleh dinas yang menangani urusan pangan, jadi kami sudah menyusun jadwal perbulannya dan ada tidaknya SPHP kami tetap melakukan GPM agar masyarakat memperoleh dengan harga murah,” tegas Erni saat mengawasi penyaluran beras Bulog SPHP. (AH)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article