Belawan | suaraburuhnasional.con – Dalam sebuah inisiatif yang menandai pendekatan humanis dan proaktif Korps Bhayangkara, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pelabuhan Belawan sukses menggelar program “Polantas Menyapa” pada Sabtu (8/11/2025). Kegiatan yang fokus menyasar para pahlawan jalanan, yakni pengemudi ojek online, ini dilaksanakan dengan penuh keakraban di sepanjang ruas vital Jalan Marelan Raya.
Program ini dirancang bukan sekadar sebagai operasi penertiban, melainkan sebagai jembatan komunikasi yang elegan dan efektif untuk menanamkan esensi tertib berlalu lintas di tengah denyut nadi mobilitas perkotaan.
Pendekatan Kepemimpinan yang Menginspirasi
Dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Pelabuhan Belawan, AKP Andi K. Barus, S.H., M.H., dialog yang terjalin antara aparat kepolisian dan komunitas ojek online jauh dari kesan formal dan kaku. Suasana yang terbangun adalah kemitraan, menggarisbawahi komitmen Polri untuk hadir sebagai sahabat masyarakat.
AKP Andi K. Barus menjelaskan bahwa “Polantas Menyapa” merupakan kristalisasi dari upaya pendekatan yang humanis dan empatik. “Kami turun langsung ke lapangan, bukan hanya untuk mengawasi, namun untuk menyapa dan berdialog, memahami dinamika yang dihadapi para pengemudi. Melalui interaksi ini, kami menyelenggarakan penyuluhan dan sosialisasi yang substansial mengenai urgensi tertib berlalu lintas. Hal ini krusial untuk menciptakan kenyamanan bagi penumpang dan, yang utama, menjamin keselamatan kolektif seluruh pengguna jalan,” tegasnya dengan penuh wibawa.
Lebih dari sekadar sosialisasi teoritis, petugas secara cermat mengingatkan para pengemudi untuk menginternalisasi disiplin sebagai etos kerja profesional. Standar kepatuhan yang ditekankan mencakup kelengkapan administrasi vital serta penggunaan perlengkapan keselamatan yang tidak dapat ditawar.
”Kami menghimbau agar setiap pengemudi ojek online senantiasa melengkapi diri dengan SIM dan STNK yang valid, serta menggunakan helm berstandar SNI setiap kali bertugas. Kami ingin menegaskan, disiplin dan keselamatan bukan sekadar aturan, melainkan prioritas utama yang wajib dijaga demi keberlanjutan dan keberkahan profesi,” tambah Kasat Lantas.
Mengakhiri pertemuan yang konstruktif tersebut, AKP Andi K. Barus menyampaikan optimisme tinggi terhadap kesinambungan program “Polantas Menyapa”. Ia memandangnya sebagai platform strategis untuk membangun narasi positif antara institusi kepolisian dan publik.
”Harapan kami, kegiatan seperti ini mampu mempererat hubungan silaturahmi dan menumbuhkan kesadaran kolektif yang mendalam di masyarakat. Hanya dengan tertib berlalu lintas bersama, kita dapat mewujudkan keselamatan yang paripurna bagi semua,” pungkasnya, menutup sesi dialog yang sarat makna.
Program “Polantas Menyapa” oleh Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan ini menjadi role model yang menunjukkan bahwa penegakan hukum dapat berjalan seiring dengan pendekatan yang simpatik dan memuliakan. (NS)


