dLXHLU54O2876Ijyf22opx1wE4BqkuMICmXEo/s320/SAVE_20250715_152536.jpg" width="255" />
Medan Labuhan | suaraburuhnasional.com – Kesadaran akan keselamatan berkendara bukan sekadar kepatuhan hukum, melainkan sebuah manifestasi dari peradaban yang beradab. Memegang teguh prinsip tersebut, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pelabuhan Belawan kembali menginisiasi program Police Goes To School sebagai langkah strategis mengedukasi generasi muda.
Kegiatan inspiratif ini digelar di SMA Negeri 9 Medan, Kelurahan Sei Mati, Medan Labuhan, pada Senin (6/4/2026), dengan menyasar para siswa sebagai subjek utama perubahan budaya berlalu lintas.
Edukasi Humanis di Lingkungan Sekolah
Dipimpin langsung oleh KBO Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan, Ipda SY. Purba, personil kepolisian hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi sebagai mitra edukasi bagi para siswa. Dalam suasana yang dialogis, Ipda SY. Purba memberikan pemahaman mendalam mengenai urgensi disiplin di jalan raya serta risiko fatalisme kecelakaan yang sering kali dipicu oleh kelalaian kecil.
Kapolres Pelabuhan Belawan melalui Kasat Lantas, AKP Andi K. Barus, SH., MH., menegaskan bahwa pendekatan preventif ke sekolah-sekolah merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas).
“Kami ingin menanamkan nilai-nilai keselamatan sebagai sebuah kebutuhan, bukan beban. Dengan menyentuh hati dan logika para pelajar, kami berharap mereka mampu menjadi garda terdepan atau pioneer keselamatan berlalu lintas di tengah masyarakat,” ungkap AKP Andi K. Barus dalam keterangan resminya.
Dalam kesempatan tersebut, para siswa dibekali dengan literasi keselamatan jalan raya yang komprehensif, di antaranya:
Edukasi penggunaan Helm SNI bukan sekadar formalitas, melainkan perlindungan vital bagi kepala. Menghormati hak sesama pengguna jalan untuk meminimalisir konflik dan kecelakaan. Memberikan gambaran nyata bahwa pelanggaran lalu lintas berdampak domino, mulai dari kerugian material hingga hilangnya nyawa.
Melalui narasi yang persuasif, Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan berharap SMA Negeri 9 Medan dapat menjadi prototipe sekolah sadar lalu lintas. Transformasi dari sekadar “pelajar” menjadi “pelopor keselamatan” diharapkan mampu menekan angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan secara signifikan.
Dengan langkah konkret ini, Polri membuktikan komitmennya dalam mengawal masa depan generasi bangsa agar tetap aman, produktif, dan tertib di jalan raya. (NS)

