8.8 C
Munich
Kamis, Juni 11, 2026

Komitmen Sesko TNI 2026 Memperkokoh Perisai Sumatra

Must read

 

​Belawan | suaraburuhnasional.com — Di tengah hamparan strategis Selat Malaka yang dinamis, sebuah ikhtiar besar untuk merajut ketahanan nasional resmi digulirkan. Komandan Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I), Laksamana Muda TNI Deny Septiana, S.I.P., M.A.P., membuka secara resmi Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LV Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI Tahun Anggaran 2026.

​Simposium dan kajian lapangan tingkat tinggi ini dipusatkan di Gedung Jos Sudarso, Makodaeral I Belawan, Sumatera Utara, dan akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 8 hingga 12 Juni 2026.

​Forum tahun ini tidak hanya menjadi panggung bagi 157 perwira menengah terbaik bangsa yang terdiri dari 73 personel TNI AD, 38 TNI AL, 27 TNI AU, dan 15 perwira Polri tetapi juga merefleksikan diplomasi pertahanan yang solid. Kehadiran lima perwira militer dari negara sahabat, yakni Australia, India, Malaysia, Papua Nugini, dan Singapura, mempertegas bahwa stabilitas kawasan regional memerlukan sinergi kolektif yang melintasi batas negara.

​Dunia bergerak eksponensial, dan dunia militer dituntut untuk melangkah lebih cepat. Wakil Komandan Sesko TNI, Mayjen TNI Teguh Pudji Rahardjo, S.I.P., M.Han., dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas kesiapan Kodaeral I sebagai tuan rumah. Ia menekankan bahwa Sesko TNI kini telah mengadopsi sistem blended learning sebuah transformasi pendidikan modern yang mengintegrasikan metode tatap muka (offline) dan virtual (online) demi mencetak kader pemimpin berwawasan global yang responsif.

​Senada dengan hal tersebut, Komandan Kodaeral I Laksamana Muda TNI Deny Septiana menegaskan bahwa KKDN bukan sekadar pemenuhan kalender akademik. Kegiatan ini adalah instrumen krusial untuk menajamkan pisau analisis para calon jenderal dan laksamana dalam membaca dinamika geopolitik.

​”Para perwira siswa dituntut menangkap realitas di lapangan; melihat bagaimana TNI, Pemerintah Daerah, dan rakyat berkolaborasi. Kita berada di koridor pelayaran internasional yang krusial, di mana ancaman tidak lagi selalu berbentuk moncong meriam, melainkan dinamika non-militer yang jauh lebih kompleks,” tegas Dankodaeral I.

​Mengantisipasi ‘Raksasa yang Tertidur’: Perspektif Megathrust

​Langkah Sesko TNI tahun ini terbilang sangat progresif dan membumi. Di tengah kekhawatiran publik mengenai potensi kebencanaan, KKDN mengangkat tema yang sangat menyentuh urgensi publik: “Penanganan Ancaman Megathrust

Dalam Perspektif Kebijakan Nasional, Pertahanan Negara dan Tata Kelola Pemerintah Daerah”.
​Pulau Sumatra, yang bertumpu di atas sabuk Cincin Api Pasifik (Pacific Ring of Fire), menyimpan potensi aktivitas seismik ekstrem dari zona megathrust. Sadar bahwa bencana sebesar ini dapat melumpuhkan sendi-sendi negara, Wadan Sesko TNI mengingatkan bahwa skenario mitigasi tidak boleh lagi dibuat di atas kertas semata. Ancaman ini membutuhkan: ​Penyelarasan Regulasi: Menghapus sekat birokrasi antara kebijakan pusat dan kesiapan eksekusi di daerah. ​Memosisikan pemerintah daerah sebagai panglima terdepan dalam membangun kultur masyarakat yang sadar bencana (disaster awareness). ​Memadukan kekuatan TNI-Polri dan logistik daerah dari fase deteksi dini hingga pemulihan pasca-bencana.

​Guna menghasilkan rekomendasi yang akurat dan aplikatif, para perwira dibagi ke dalam wilayah kajian yang memiliki kerentanan geografis serupa. Sebanyak 60 peserta diterjunkan langsung menyisir wilayah Sumatera Utara, 62 peserta memetakan wilayah Sumatera Barat, sementara 35 peserta lainnya menguji data secara intensif melalui jalur pangkalan data daring.

​Melalui pendekatan empiris ini, output akhir dari KKDN Dikreg LV Sesko TNI 2026 bukan sekadar dokumen laporan, melainkan sebuah naskah rekomendasi strategis. Dokumen ini nantinya akan diserahkan langsung kepada para penentu kebijakan nasional sebagai kontribusi konkret dunia militer dalam menjaga keselamatan bangsa, kedaulatan negara, dan keberlanjutan pembangunan tanah air. (Liputan : Nelson Siregar/Dispen Kodaeral I)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article