15.7 C
Munich
Minggu, Juli 5, 2026

Refleksi 80 Tahun, Polri Kolaborasi Belawan Berkah Rajut Harmoni Lewat Pengajian Kebangsaan

Must read

 

​Belawan | suaraburuhnasional.com – Delapan dekade pengabdian Korps Bhayangkara di tanah air disambut dengan refleksi spiritual yang mendalam oleh masyarakat pesisir Medan Belawan. Menggandeng kaum ibu sebagai pilar peradaban keluarga, organisasi sosial Kolaborasi Belawan Berkah (KBB) menggelar Pengajian Kebangsaan dan Doa Bersama dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Jumat (3/7/2026).

​Suasana khidmat menyelimuti Aula Kantor KBB di Jalan Gulama, Kelurahan Belawan Bahagia. Puluhan ibu-ibu yang mewakili tiga lingkungan di wilayah tersebut hadir, memadati ruangan dengan antusiasme tinggi demi merajut silaturahmi sekaligus memanjatkan harapan terbaik bagi institusi kepolisian.

​Ketua KBB, Ustadz Tgk Zakaria Yusuf, dalam tausiah kebangsaannya menyampaikan bahwa momentum HUT Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri Untuk Masyarakat” bukan sekadar seremonial tahunan. Tema ini adalah janji suci sekaligus komitmen yang harus terus dirawat.

​Menurutnya, masyarakat hari ini menaruh harapan besar agar Polri terus menyempurnakan kualitas pelayanan, memperkuat fungsi perlindungan, serta konsisten dalam penegakan hukum yang profesional, humanis, dan berintegritas.

​”Di dalam konsep fikih siyasah (politik Islam), pemerintah dan aparat keamanan merupakan bagian dari ulil amri. Mereka memikul amanah sakral untuk menegakkan keadilan, menjamin rasa aman, dan menghadirkan kemaslahatan nyata di tengah umat,”tegas Ustadz Tgk Zakaria Yusuf.

​Beliau juga mengingatkan pentingnya integritas kepemimpinan dengan menyitir sebuah hadis riwayat Al-Tirmidzi: “Sesungguhnya manusia yang dicintai oleh Allah pada hari kiamat dan paling dekat tempat duduknya disisi-NYA adalah pemimpin yang adil”.

​Melalui kegiatan ini, Kolaborasi Belawan Berkah ingin menegaskan bahwa menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) bukan hanya tugas pundak kepolisian, melainkan hasil dari sinergi kolektif bersama masyarakat. Kehadiran kaum ibu dalam pengajian ini diharapkan mampu menjadi agen kedamaian yang memulai edukasi ketertiban dari lingkungan keluarga.

​Acara yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini diakhiri dengan zikir dan doa bersama. Jamaah dengan khusyuk bermunajat agar di usia delapan dekade ini, Polri senantiasa dianugerahi kekuatan, kebijaksanaan, dan keberkahan untuk tetap menjadi pelindung sejati serta benteng keadilan yang dicintai oleh seluruh rakyat Indonesia. (Liputan : Nelson Siregar/AH)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article