19.2 C
Munich
Rabu, Juli 8, 2026

Mata Rantai Shabu di Tanah 600 Putus, Polres Pelabuhan Belawan Jaga Asa Masa Depan Medan Marelan

Must read

 

Marelan | suaraburuhnasional.com – Di bawah kesunyian malam yang merayap di kawasan Medan Marelan, sebuah gerakan taktis penegakan hukum abadi dilakukan. Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba) Polres Pelabuhan Belawan kembali membuktikan taringnya dengan meredam kepakan sayap jaringan pengedar narkotika jenis shabu. Dua aktor lapangan berhasil diringkus dalam sebuah operasi penyergapan yang rapi, bersih, dan tanpa kompromi.

​Operasi senyap yang berlangsung pada Minggu dini hari (5/7/2026) sekitar pukul 01.30 WIB ini, menjadi pesan berantai yang tegas bagi para pelaku kejahatan serupa: Tidak ada tempat bersembunyi di wilayah hukum Pelabuhan Belawan.

​Berdasarkan strategi yang matang, petugas mengepung sebuah rumah yang menjadi episentrum aktivitas mencurigakan di Jalan Baut Lingkungan II, Gang Selamat, Kelurahan Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan. Dua pria yang diduga kuat sebagai duri dalam daging masyarakat setempat, berinisial LD (40) dan PK (29), berhasil diamankan tanpa celah untuk meloloskan diri.

​Dari tangan kedua tersangka, korps bhayangkara mengamankan rangkaian barang bukti yang menjadi fondasi kuat untuk menyeret mereka ke meja hijau:
​18 plastik klip transparan berisi kristal putih diduga narkotika jenis shabu, dikemas rapi dan siap merusak generasi. ​1 unit ponsel genggam yang digunakan sebagai alat kendali dan komunikasi transaksi haram. ​Uang tunai hasil transaksi, sebuah manifestasi materi dari bisnis gelap yang merugikan bangsa.

​Sinergi Epik: Saat Keberanian Warga Bertemu Ketegasan Aparat
​Keberhasilan ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan buah manis dari runtuhnya tembok apatisme masyarakat. Warga yang jengah melihat lingkungan mereka dikotori oleh transaksi narkoba, memilih bergerak searah dengan kepolisian.

​Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Rosef Efendi, SIK., MH., CPHR., melalui Kasat Narkoba AKP A.R. Riza, SH., MH., menegaskan bahwa kecepatan respons anggotanya di lapangan dipicu oleh validnya informasi dari masyarakat.

​”Kami bergerak atas nama keresahan masyarakat. Begitu informasi kami terima, tim langsung melakukan penetrasi dan penyelidikan mendalam. Saat akurasi target telah mencapai seratus persen, penggerebekan langsung dieksekusi. Kedua tersangka kini berada di sel tahanan untuk pengusutan jaringan yang lebih luas,” ungkap AKP A.R. Riza dengan nada berwibawa.

​Kasat Narkoba juga merefleksikan bahwa penangkapan ini bukan sekadar angka dalam statistik kriminalitas, melainkan sebuah ikhtiar menyelamatkan puluhan bahkan ratusan nyawa anak bangsa dari jerat candu.

​”Perang melawan narkoba adalah perang semesta yang membutuhkan keterlibatan kita semua. Kami mengucapkan terima kasih yang mendalam atas keberanian warga. Polres Pelabuhan Belawan tidak akan pernah menurunkan intensitas tindakan tegas demi mewujudkan ruang hidup yang aman, bermartabat, dan sepenuhnya bersih dari narkoba,” tutupnya mengakhiri narasi kemenangan hukum tersebut. (​Liputan: Nelson Siregar/Hms)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article