Selasa, April 21, 2026
[tds_menu_login inline="yes" guest_tdicon="td-icon-profile" logout_tdicon="td-icon-log-out" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjAiLCJtYXJnaW4tbGVmdCI6IjMwIiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tbGVmdCI6IjIwIiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdF9tYXhfd2lkdGgiOjEwMTgsInBvcnRyYWl0X21pbl93aWR0aCI6NzY4fQ==" icon_color="#ffffff" icon_color_h="var(--tt-accent-color)" toggle_txt_color_h="var(--tt-accent-color)" f_toggle_font_family="tt-extra_global" f_toggle_font_weight="600" show_menu="yes" f_btn2_font_family="tt-extra_global" show_version="" show_avatar="" menu_offset_top="eyJhbGwiOiIxMCIsInBvcnRyYWl0IjoiMTEifQ==" menu_horiz_align="content-horiz-right" menu_gh_color="var(--tt-primary-color)" f_btn1_font_family="tt-extra_global" f_gh_font_family="tt-primary-font_global" f_uf_font_family="tt-extra_global" f_links_font_family="tt-extra_global" f_uh_font_family="tt-primary-font_global" menu_uh_color="var(--tt-primary-color)" menu_uf_border_color="var(--tt-primary-color)" menu_ul_link_color="var(--tt-primary-color)" menu_ul_link_color_h="var(--tt-accent-color)" f_uh_font_weight="600" f_links_font_weight="600" f_uf_font_weight="600" f_uh_font_size="eyJhbGwiOiIxNCIsInBvcnRyYWl0IjoiMTMifQ==" f_uh_font_line_height="1.2" f_links_font_size="eyJhbGwiOiIxMyIsInBvcnRyYWl0IjoiMTIifQ==" f_uf_font_size="eyJhbGwiOiIxMyIsInBvcnRyYWl0IjoiMTIifQ==" f_gh_font_size="eyJhbGwiOiIxNCIsInBvcnRyYWl0IjoiMTMifQ==" f_gh_font_line_height="1.2" f_btn1_font_size="eyJhbGwiOiIxMyIsInBvcnRyYWl0IjoiMTIifQ==" f_btn2_font_size="eyJhbGwiOiIxMyIsInBvcnRyYWl0IjoiMTIifQ==" f_gh_font_weight="600" f_btn1_font_weight="600" f_btn2_font_weight="600" toggle_txt_color="#ffffff" menu_bg="#ffffff" menu_uf_txt_color="var(--tt-primary-color)" menu_ul_sep_color="var(--tt-accent-color)" menu_uf_txt_color_h="var(--tt-accent-color)" menu_gc_btn1_color="#ffffff" menu_gc_btn1_color_h="#ffffff" menu_gc_btn1_bg_color="var(--tt-accent-color)" menu_gc_btn1_bg_color_h="var(--tt-hover)" menu_gc_btn2_color="var(--tt-accent-color)" menu_gc_btn2_color_h="var(--tt-hover)" ia_space="10" toggle_horiz_align="content-horiz-left" menu_offset_horiz="6" menu_shadow_shadow_size="16" menu_uh_border_color="var(--tt-primary-color)" menu_gh_border_color="var(--tt-primary-color)" f_btn1_font_line_height="1.2" f_btn2_font_line_height="1.2" f_uf_font_line_height="1.2" f_links_font_line_height="1.2" menu_ul_space="10" icon_size="eyJhbGwiOjI0LCJwb3J0cmFpdCI6IjIyIn0=" avatar_size="eyJwb3J0cmFpdCI6IjIzIn0=" f_toggle_font_size="eyJhbGwiOiIxMyIsInBvcnRyYWl0IjoiMTIifQ==" f_toggle_font_line_height="1.2" menu_shadow_shadow_offset_vertical="4" menu_shadow_shadow_color="rgba(0,0,0,0.15)"]

150 Masyarakat Lingkungan II Kel. Pekan Tanjung Morawa Nyatakan Tidak Percaya dan Tidak Akui Damri Siregar Sebagai Kepala Lingkungan II

Share

- Advertisement -

 


dLXHLU54O2876Ijyf22opx1wE4BqkuMICmXEo/s320/SAVE_20250715_152536.jpg" width="255" />

 

Tanjung Morawa | suaraburuhnasional – Sebanyak 150 orang masyarakat Lingkungan II Kelurahan Pekan Tanjung Morawa, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang sepakat membuat mosi tak percaya sekaligus tidak mengakui lagi Damri Siregar sebagai Kepala Lingkungan II.

Hilangnya kepercayaan warga masyarakat bukan hanya 1 atau 2 kali terjadinya seperti yang disampaikan Wan Syaiful Bahri Barus pada awak media suaraburuhnasional.com. Kamis (28/3/2024), saat menyampaikan aspirasinya di kantor Lurah Pekan Tanjung Morawa

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa hal ini sebenarnya pun sudah habis kata, maka hilangnya kepercayaan warga ini terpaksa dilakukan melalui mekanisme yang baik, yaitu melalui Lurah dan Camat dan semua aspirasi masyarakat sudah diterima langsung oleh Lurah Pekan Tanjung Morawa Fuad Ikhwan Hasibuan, SSTP, M,M dan sebagai tanda juga distempel.

Sementara itu ada dua surat pernyataan sikap dari masyarakat Lingkungan II bernomor 001 tertanggal 14 Maret 2024 dan surat nomor 002 tanggal 27 Maret 2028 prihal tidak percaya dan tidak mengakui Damri Siregar sebagai Kepala Lingkungan II bahwa masyarakat, pemuda-pemudi, perwiritan kaum ibu, dan perwiritan kaum bapak telah sepakat tidak percaya dan mengakui kepemimpinan Damri Siregar selaku Kepala Lingkungan II.

Ada beberapa point penting yang disampaikan warga dalam surat pernyataan tersebut, diantaranya selama 8 tahun menjabat Damri Siregar Kepala Lingkungan II tidak melayani masyarakat dengan baik bahkan sering ribut, dan kerap berkata-kata yang tidak pantas, tidak mau mengurus semua warganya khususnya yang di bagian belakang, tidak transparan terhadap pengelolaan dana perbaikian dan perehapan Mushola Al Muhajirin, tidak mengakui para pemuda yang sudah berrumah tangga, dan masih banyak lagi sehingga kepemimpinannya sebagai Kepala Lingkungan II dirasa tidak layak lagi dipertahankan, Apalagi sudah 8 (delapan) tahun menjabat, sewajarnya diganti yg baru agar supaya Lingkungan II Kel. Pekan Tg. Morawa kedepannya lebih baik lagi.

Untuk itu dalam surat pernyataan tersebut secara tegas warga masyarakat Lingkungan II meminta Lurah Pekan Tanjung Morawa untuk segera mencopot dan memberhentikan Damri Siregar sebagai Kepala Lingkungan II, bahkan warga juga sudah menyampaikan nama yang layak dan dipercaya untuk menjadi Kepala Lingkungan II.

Ketika awak media suaraburuhnasional.com, Kamis (28/3/2024) di kantornya saat warga sedang menyampaikan aspirasinya dengan menanyakan langsung kepada Lurah Pekan Tanjung Morawa tentang bagaimana tanggapannya setelah menerima aspirasi masyarakat. Lurah hanya menyampaikan akan memverifikasi surat yang masuk, langsung kepada masyarakatnya. Disampaikan juga bahwa dalam satu minggu akan dikerjakan,”ujar Lurah.

Mendengar hal tersebut memancing emosi masyarakat yang saat itu masih bertahan di kantor lurah dan kembali berteriak-teriak menolak jawaban Lurah tersebut, akhirnya Lurah menyetujui akan dilakukan 3 hari yang artinya pada hari Minggu, 31 Maret 2024 akan mengundang masyarakat yang tempatnya adalah di Lingkungan II di tempat netral sehabis sholat Ashar, mendengar hal tersebut warga masyarakat akhirnya juga menyetujui dan dapat menerima.

Hadir juga dalam pertemuan penyampaian aspirasi warga masyarakat dari Bhabinkamtibmas Sitorus dan aparat kelurahan, perwakilan warga Wan Syaiful Bahri Barus selaku Ketua Kordinator, Rafita Ms Sekretaris Kordinator, Yangki Yunara selaku Kordinator Lapangan, Nining dari kaum ibu, Damsyah, Fikri, Amsar Nasution, Yudi, dan Risa dari pemudi Islam. (MS)

Read more

Local News