dLXHLU54O2876Ijyf22opx1wE4BqkuMICmXEo/s320/SAVE_20250715_152536.jpg" width="255" />
Tapteng | suaraburuhnasional.com – Kecamatan Pinangsori Desa Parjalihotan Baru Tapteng kondisinya miris dan sangat memprihatikan, pasalnya jembatan rambing satu satunya akses di Desa Parjalihotan dari Dusun 3 menuju Dusun 6 dan 7 beberapa tahun ini sudah sangat rusak berat dan nyaris tak bisa digunakan lagi Senin (22/4/2024).
Jembatan rambing penghubung 2 dusun ini bukan saja akses masyarakat ke pemukiman, namun satu satunya akses para ribuan warga lainnya menuju lahan perkebunan di kawasan ini. Diperoleh informasi, bukan saja para petani maupun perkebunan yang melintas di jambatan ini, tapi lebih kepada ratusan anak yang hendak sekolah dan pulang sekolahnya juga memanfaatkan jambatan ini tiap harinya.
Anak anak sekolah dan para warga tiap harinya baik menuju kampung maupun menuju lahannya, lewati jambatan ini,”ujar Rolan Hutabarat warga Parjalihotan. Mengingat kondisi jembatan ini sudah sangat memperhatikan, Legiman, Toper Hutabarat dan beberapa warga lainnya mengambil inisiatif untuk melakukan perbaikan-perbaikan seadanya.
Kemudian warga ini sibuk memperbaiki jembatan rambing, dengan mengangkat lantai jembatan yang sudah lapuk dan rusak dan menggantinya dengan papan yang baru dengan cara gotong royong dan swadaya, warga Parjalihotan memperbaiki jembatan ini walaupun tanpa bantuan pemerintah ujar Legiman, warga yang sedang menempelkan papan lantai di jembatan ini, ungkap warga pada wartawan suaraburuhnasional.com
Hal yang sama dikatakan Kristoper Hutabarat bahwa kalau untuk menunggu bantuan pemerintah warga desa ini, mungkin sampai tahun depan pun tidak akan bisa memperhatikan nasib masyarakat disini menunggu pemerintah sampai tahun depan pun saya rasa tak bisa memperhatikan ini,”ujarnya Kristoper Hutabarat. Masyarakat Desa Parjalihotan sangat berharap agar pemerintah daerah lewat Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tapanuli Tengah bisa memperhatikan kondisi jembatan ini.
Tolonglah pihak dinas PU Tapteng segera di lakukan perbaikan atau pun pergantian jembatan ini, jangan lah nunggu ada korban dulu baru lah pemerintah nantinya bertindak,”ujar Rolan Hutabarat. Warga ini juga berharap agar PJ.Bupati Tapteng bisa berkunjung ke lokasi mereka dan melihat langsung kondisi jembatan rambing ini. (M. Tanjung).







