Kamis, April 16, 2026

Puluhan Komite Sekolah di Bojongpicung Gelar Acara Silaturahmi

Share

- Advertisement -

 


dLXHLU54O2876Ijyf22opx1wE4BqkuMICmXEo/s320/SAVE_20250715_152536.jpg" width="255" />

 

Jabar | suaraburuhnasional.com – Sejumlah komite sekolah dari berbagai satuan pendidikan setingkat SD, SLTP dan SLTA melangsungkan pertemuan dalam rangka silaturahmi antara komite sekolah se Kecamatan Bojongpicung, acara pertemuan yang dihadiri sekitar 40 orang komite tersebut berlangsung di gedung PGRI Bojongpicung Kabupaten Cianjur, dengan mengusung tema peran komite sekolah dalam implementasi kebijakan merdeka belajar.

Camat setempat Azis Muslim turut hadir di acara silaturahmi komite sekolah pada Sabtu, 6 Juli 2024 lalu, pihaknya mengapresiasi serta memberikan dukungan atas terselenggaranya acara silaturahmi para komite sekolah yang diprakarsai Eroh Rohaeni.

Eroh selaku penyelenggara sekaligus penanggung jawab acara, menghaturkan terimakasih kepada seluruh komite sekolah tak terkecuali pada camat setempat Azis Muslim, Eden Romansah selaku koordinator, Dr.Arifin Sulaeman, SH.MM selaku pemateri dari GMS Foundation Jakarta.

Bertepatan dengan akhir posisinya selaku koordinator, Eden di acara tersebut memaparkan beberapa hal penting yang merujuk pada ketentuan Permendikbud no 75 tahun 2016, diantaranya, komite sekolah harus mengantongi SK yang sah dari kepala sekolah sebagai payung hukum untuk menjalankan peran dan pungsinya selaku komite dalam hal meningkatkan mutu pelayanan pendidikan di satuan pendidikan.

SK komite dimaksud tentunya wajib diterbitkan oleh kepala sekolah pada yang berhak sebagaimana hasil rapat orang tua siswa yang dilaksanakan secara akuntabel dan demokratis, Eden berharap, selaku komite sekolah ingin membuktikan bahwa peran dan fungsi komite dapat menjadi berkah bagi sekolah, jangan menjadi musibah untuk dunia pendidikan.

Sementara pemateri Arifin Sulaeman, memaparkan poin strategi untuk pengembangan komite sekolah dalam membangun empat pilar penyangga keseimbangan anggaran untuk peningkatan kualitas layanan pendidikan yang mandiri dan berkelanjutan, salah satu poin yang dibahas pemateri adalah konsep berjamaah didalam segala hal, baik dari segi manajemen, anggaran juga berbagai kebijakan, tentunya berjamaah antara pemerintah, satuan pendidikan, masyarakat dan komite itu sendiri, pemateri meyakini, dengan berjalannya empat poin pilar dimaksud maka kualitas pendidikan akan dimiliki oleh satuan pendidikan.

Implementasi dari acara silaturahmi komite sekolah di Bojongpicung, tentunya sangat dinanti oleh para orang tua siswa, pasalnya, menurut sejumlah pemerhati pendidikan, taksedikit orang tua siswa merasa tidak merdeka menyekolahkan anak diera pembelajaran kurikulum merdeka sekarang ini, pasalnya, sekalipun anak didaftarkan pada sekolah milik pemerintah, oleh pihak sekolah diharuskan membayar biaya untuk daftar kolektif, juga ketika daftar ulang disekolah yang baru, harus disertai pembayaran untuk pakaian seragam dan yang lainnya, belum lagi nanti ada kebiasaan lama yakni pungutan rasa sumbangan, dengan dalih hasil kesepakatan komite. (Kamal/Asep)

Read more

Local News