16.7 C
Munich
Minggu, Juni 7, 2026

Kontribusi Nyata Vickner Sinaga untuk Dairi, Dari Air Bersih Hingga Pemberdayaan Perempuan

Must read

 

Dairi | suaraburuhnasional.com – Dalam rangka memperjuangkan hak-hak perempuan dan keadilan di Kabupaten Dairi, Dialog Publik Suara Perempuan untuk Keadilan (SPUK) digelar pada 4 Oktober 2024 di Gedung Pusdipra, Jalan 45. Acara ini menghadirkan dua dari lima calon kepala daerah yang berkompetisi di Dairi. Salah satu calon yang hadir, Vickner Sinaga, turut menyampaikan visi misinya dalam membangun tanah kelahirannya.

Vickner Sinaga, yang selama bertahun-tahun berkarier di luar Kabupaten Dairi, kembali untuk memberikan kontribusi nyata bagi daerah asalnya. Dalam acara ini, ia memaparkan pengalaman dan kiprahnya sebagai putra Dairi yang memiliki rekam jejak panjang dalam membangun masyarakat. Vickner, yang telah menjabat sebagai dewan penasehat marga Sinaga sedunia selama empat periode, menekankan komitmennya dalam memberdayakan komunitas lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu kontribusi signifikan Vickner di Dairi adalah pendirian Hotel Beristera yang telah beroperasi selama 25 tahun. Hotel tersebut tidak hanya menjadi pusat ekonomi, tetapi juga berperan penting dalam pendidikan pariwisata dengan menyediakan tempat praktik kerja lapangan bagi para siswa sekolah pariwisata. Hotel dengan luas lahan lima hektar dan memiliki 165 kamar ini sering digunakan untuk berbagai acara pemerintahan, termasuk ujian calon Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dalam rangkaian manajemen hotel, Vickner juga memberi kesempatan kerja kepada anak-anak yatim piatu, karena kepeduliannya terhadap generasi muda yang kurang beruntung agar tidak terabaikan dan tetap berada pada jalur yang positif.

Dalam sesi tanya jawab terkait pendidikan dan kesehatan, Vickner menjelaskan upaya yang telah dilakukannya melalui Yayasan Anak Dairi Sejahtera (YADAS) yang ia dirikan bersama perantau lainnya di Jakarta. Yayasan ini memberikan beasiswa kepada 20 anak Dairi setiap tahunnya dengan tunjangan sebesar Rp750 ribu per bulan per orang. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak Dairi, khususnya yang berada di Jakarta.

Di bidang kesehatan, Vickner juga membantu mengaktifkan kembali BPJS kesehatan bagi keluarga-keluarga yang sebelumnya dinonaktifkan karena ketidakmampuan membayar iuran. Selain itu, ia turut membantu warga Dusun 1 Parbuluan 3 yang selama ini mengalami krisis air bersih dengan membangun sumur bor sedalam 100 meter.

Sebelumnya, warga harus menempuh jarak hingga enam kilometer untuk mendapatkan air dari sumber air di Pangiringan, yang tentunya menguras banyak biaya dan tenaga. “Dapat ibu-ibu bayangkan berapa besar pengeluaran harian jika satu jerigen air berharga Rp2.500,” ungkap Vickner. Dengan pembangunan sumur bor ini, ia berharap dapat menyediakan “air kehidupan” bagi masyarakat setempat.

Dalam acara dialog SPUK, Vickner menekankan pentingnya peran perempuan dalam masyarakat. Ia yakin bahwa perempuan memiliki kemampuan dan kejujuran yang tidak kalah dibandingkan dengan laki-laki. Menurutnya, perempuan adalah sosok yang hebat dan tidak perlu dikasihani, namun perlu diberikan akses untuk belajar, berkarya, dan memperoleh kesempatan yang setara. “Kuncinya adalah edukasi,” ujar Vickner, menyampaikan optimismenya terhadap peran perempuan dalam pembangunan daerah. (Cs)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article