dLXHLU54O2876Ijyf22opx1wE4BqkuMICmXEo/s320/SAVE_20250715_152536.jpg" width="255" />
Aceh Tenggara I suaraburuhnasional.com – Meskipun masih dalam suasana lebaran hari raya Idul Fitri 1446 H Bupati Aceh Temggara HM Salim Fakhri, SE, MM beserta rombongan bergerak cepat untuk melakukan peninjauan sebagai bentuk sigap dan tanggap terkait bencana yang mengakibatkan jembatan Natam amblas ke dasar sungai Alas.
Menangapi keluhan masyarakat yang ada di Kecamatan Darul Hasanah Bupati Aceh Tenggara H. Muhammad Salim Fahri, SE. MM, meskipun masih dalam suasana lebaran masih sempatkan diri beserta rombongan untuk meninjau lokasi amblasnya oprit jalan, Jembatan Natam yang mengakibatkan akses jalan yang di lalui oleh masyarakat putus total. Pada Selasa (1/4/2025).
Bupati Aceh Tenggara Salim Fahri kepada awak media menjelaskan, saya telah Perintahkan Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penagulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk secepatnya mengerjakan dan membuat akses jalan agar bisa dilalui oleh masyarakat meskipun hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan pejalan kaki. Jelas Bupati Aceh Tenggara Salim Fahri.
Kata Salim Fahri lebih lanjut mengatakan,”hari ini juga akses jalan harus siap dikerjakan meskipun hanya bisa dilalui kendaraan roda dua dan pejalan kaki. Agar masyarakat bisa menjalin silaturahmi dengan sanak saudara yang ada di kecamatan lain, karena hari ini masih lebaran.
Alhamdulillah berkat kerja keras dinas PUPR dan BPBD saat ini akses jalan sudah bisa di lalui oleh masyarakat meskipun hanya bisa dilalui roda dua dan pejalan kaki. Inilah bentuk kepedulian dan respon kita terhadap keluhan masyarakat yang ada di Kecamatan Darul Hasanah. Tegas Bupati Aceh Tenggara Salim Fahri, SE, MM.
Salah satu tokoh masyarakat Gamaludin warga Tanjung mengucapkan terima kasih atas respon cepat Bupati Aceh Tenggara H. Muhammad Salim Fahri yang langsung turun ke lokasi meninjau amblasnya oprit jalan jembatan Natam kecamatan Darul Hasanah. Akibatnya jalan yang biasa dilalui masyarakat putus total yang menghubungkan ke Kecamatan Badar dan Ketambe.
Kata Gamaludin mantan anggota DPRK Aceh Tenggara lebih lanjut menjelaskan rombongan Bupati Aceh Tenggara dan rombongan tiba ke lokasi sekitar pukul 08.30. wib. Akibat hujan deras yang mengakibatkan sungai Alas meluap. Pada pukul 01.00 Wib Selasa (1/4/2025), oprit jalan amblas.
Setelah Bupati Aceh Tenggara tiba di lokasi amblasnya oprit jalan tidak lama kemudian alat berat pemerintah daerah kabupaten Aceh Tenggara datang langsung melakukan pekerjaan dan membuat akses jalan yang bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan pejalan kaki. Karena kerja keras Dinas PUPR dan BPBD akses jalan yang menghubungkan dengan kecamatan Badar dan Ketambe telah siap dikerjakan. Jelas Gamaludin.
Masyarakat Darul Hasanah akhirnya bisa menjalin silaturahmi dengan saudaranya yang berada di luar kecamatan Darul Hasanah mengunakan akses jalan yang sudah siap di kerjakan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara. Tegas Gamaludin mengakhiri keteranganya.
Kadis PUPR Agara, Sadli ST saat dikonfirmasi Media melalui selulernya Selasa (1/4) menjelaskan, Benar saya telah mendapat perintah dari Bupati Aceh Tenggara Salim Fahri, untuk melaksanakan pembuatan jalan darurat agar bisa di lalui oleh kendaraan roda dua dan pejalan kaki. pajang jembatan amblas diperkirakan 25 meter yang menghubungkan Kecamatan Badar dengan Darul Hasanah.
Untuk saat ini masyarakat Kecamatan Darul Hasanah untuk melakukan aktivitas atau menjalin silahturahmi dengan masyarakat diluar kecamatan Darul Hasanah mengunakan jalan dari Kute gulo keluar jembatan mbarung kecamatan Babussalam. Kita akan berusaha semaksimal mungkin agar akses jalan darurat siap di kerjakan hari ini. Tegas Kadis PUPR Sadli, ST mengakhiri. (Dinni)

