Dairi | suaraburuhnasional.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Kepolisian Resor (Polres) Dairi menunjukkan komitmennya dalam memperkuat nilai-nilai spiritual dan moral di tengah masyarakat. Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah penyerahan bantuan kitab suci Al-Qur’an oleh Kapolres Dairi, AKBP Faisal Andri Pratomo, S.I.K., M.H., kepada Pondok Tahfidz Wahlin Munthe, yang terletak di Kabupaten Dairi,” ” Santri Hebat, Bangsa kuat!,”ujar AKBP Faisal Andri Pratomo, S.I.K., M.H.,.
Kegiatan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Dalam sambutannya, AKBP Faisal menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan lembaga pendidikan keagamaan dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia.
“Kami berharap bantuan ini dapat menjadi motivasi bagi para santri untuk terus semangat dalam menghafal dan mendalami Al-Qur’an. Ini adalah bagian dari ikhtiar Polri dalam menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral,” ujar AKBP Faisal.
Sementara itu, pimpinan Pondok Tahfidz Wahlin Munthe, Ustaz Wahlin Munthe, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian dan dukungan dari jajaran Polres Dairi. Menurutnya, Al-Qur’an yang disumbangkan akan sangat bermanfaat bagi para santri yang saat ini tengah giat menghafal dan mengamalkan isi kandungannya.
“Kami sangat bersyukur dan merasa diperhatikan. Bantuan ini tentu menjadi penyemangat bagi anak-anak kami di pondok. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan Bapak Kapolres beserta seluruh jajaran Polres Dairi,” ucap Ustaz Wahlin penuh haru.
Momentum peringatan Hari Bhayangkara ini tidak hanya diperingati dalam bentuk seremonial, namun juga dimaknai sebagai momen reflektif untuk memperkuat peran Polri sebagai mitra masyarakat dalam membangun kehidupan sosial, spiritual, dan kebangsaan yang lebih harmonis.
Melalui kegiatan ini, Polres Dairi menegaskan bahwa kehadiran institusi kepolisian tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam mendukung pembangunan karakter bangsa yang religius, beretika, dan berwawasan kebangsaan. (C.siahaan)