Minggu, April 19, 2026
[tds_menu_login inline="yes" guest_tdicon="td-icon-profile" logout_tdicon="td-icon-log-out" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjAiLCJtYXJnaW4tbGVmdCI6IjMwIiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tbGVmdCI6IjIwIiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdF9tYXhfd2lkdGgiOjEwMTgsInBvcnRyYWl0X21pbl93aWR0aCI6NzY4fQ==" icon_color="#ffffff" icon_color_h="var(--tt-accent-color)" toggle_txt_color_h="var(--tt-accent-color)" f_toggle_font_family="tt-extra_global" f_toggle_font_weight="600" show_menu="yes" f_btn2_font_family="tt-extra_global" show_version="" show_avatar="" menu_offset_top="eyJhbGwiOiIxMCIsInBvcnRyYWl0IjoiMTEifQ==" menu_horiz_align="content-horiz-right" menu_gh_color="var(--tt-primary-color)" f_btn1_font_family="tt-extra_global" f_gh_font_family="tt-primary-font_global" f_uf_font_family="tt-extra_global" f_links_font_family="tt-extra_global" f_uh_font_family="tt-primary-font_global" menu_uh_color="var(--tt-primary-color)" menu_uf_border_color="var(--tt-primary-color)" menu_ul_link_color="var(--tt-primary-color)" menu_ul_link_color_h="var(--tt-accent-color)" f_uh_font_weight="600" f_links_font_weight="600" f_uf_font_weight="600" f_uh_font_size="eyJhbGwiOiIxNCIsInBvcnRyYWl0IjoiMTMifQ==" f_uh_font_line_height="1.2" f_links_font_size="eyJhbGwiOiIxMyIsInBvcnRyYWl0IjoiMTIifQ==" f_uf_font_size="eyJhbGwiOiIxMyIsInBvcnRyYWl0IjoiMTIifQ==" f_gh_font_size="eyJhbGwiOiIxNCIsInBvcnRyYWl0IjoiMTMifQ==" f_gh_font_line_height="1.2" f_btn1_font_size="eyJhbGwiOiIxMyIsInBvcnRyYWl0IjoiMTIifQ==" f_btn2_font_size="eyJhbGwiOiIxMyIsInBvcnRyYWl0IjoiMTIifQ==" f_gh_font_weight="600" f_btn1_font_weight="600" f_btn2_font_weight="600" toggle_txt_color="#ffffff" menu_bg="#ffffff" menu_uf_txt_color="var(--tt-primary-color)" menu_ul_sep_color="var(--tt-accent-color)" menu_uf_txt_color_h="var(--tt-accent-color)" menu_gc_btn1_color="#ffffff" menu_gc_btn1_color_h="#ffffff" menu_gc_btn1_bg_color="var(--tt-accent-color)" menu_gc_btn1_bg_color_h="var(--tt-hover)" menu_gc_btn2_color="var(--tt-accent-color)" menu_gc_btn2_color_h="var(--tt-hover)" ia_space="10" toggle_horiz_align="content-horiz-left" menu_offset_horiz="6" menu_shadow_shadow_size="16" menu_uh_border_color="var(--tt-primary-color)" menu_gh_border_color="var(--tt-primary-color)" f_btn1_font_line_height="1.2" f_btn2_font_line_height="1.2" f_uf_font_line_height="1.2" f_links_font_line_height="1.2" menu_ul_space="10" icon_size="eyJhbGwiOjI0LCJwb3J0cmFpdCI6IjIyIn0=" avatar_size="eyJwb3J0cmFpdCI6IjIzIn0=" f_toggle_font_size="eyJhbGwiOiIxMyIsInBvcnRyYWl0IjoiMTIifQ==" f_toggle_font_line_height="1.2" menu_shadow_shadow_offset_vertical="4" menu_shadow_shadow_color="rgba(0,0,0,0.15)"]

Kepala Desa Pekan Tanjung Beringin Komandoi Perbaikan Rumah Warga Korban Puting Beliung

Share

- Advertisement -

 


dLXHLU54O2876Ijyf22opx1wE4BqkuMICmXEo/s320/SAVE_20250715_152536.jpg" width="255" />

 

Sergai | suaraburuhnasional.com – Kepedulian nyata dan tindakan cepat kembali diperlihatkan oleh Kepala Desa Pekan Tanjung Beringin, Ir. Indra Syahputra (23/8/2025), bersama perangkat desa dan warga. Dalam hitungan jam, rumah milik Dian, warga Dusun 2 Kelapa Sawit yang rusak akibat terjangan angin puting beliung, berhasil diperbaiki hingga kembali layak huni.

Musibah angin puting beliung yang terjadi pada dini hari itu merusak atap dan sebagian dinding rumah. Tidak menunggu lama, Ir. Indra Syahputra sejak subuh langsung memerintahkan seluruh kepala dusun untuk berkumpul dan bergerak cepat.

Tepat pukul 08.00 Wib pagi, para kepala dusun bersama perangkat desa dan warga sekitar turun langsung ke lokasi. Mereka tidak hanya menyalurkan material bantuan seperti seng dan kayu, tetapi juga ikut memaku, memasang atap, dan memperbaiki bagian rumah yang rusak.

Suasana gotong royong begitu terasa. Warga bergabung tanpa pamrih, bekerja bahu-membahu agar rumah Dian segera bisa ditinggali kembali. Dalam waktu singkat, rumah yang sebelumnya rusak parah kini berdiri kokoh dan terlindung dari hujan maupun panas.

Setelah perbaikan selesai, para kepala dusun, Kepala Desa Ir. Indra Syahputra, dan pemilik rumah duduk bersama menikmati hidangan sederhana yang telah disiapkan. Makan bersama ini menjadi simbol kebersamaan dan rasa syukur atas rampungnya perbaikan tersebut.

“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih. Dalam waktu yang begitu cepat, rumah saya sudah diperbaiki. Terima kasih kepada Bapak Kepala Desa, para kepala dusun, dan warga yang telah membantu dengan ikhlas,” ungkap Dian haru.

Kepala Desa Pekan Tanjung Beringin, Ir. Indra Syahputra, menyampaikan bahwa aksi ini bukan hanya tentang memperbaiki rumah, tetapi juga mempererat solidaritas di tengah masyarakat. “Bencana bisa datang kapan saja, tapi yang terpenting adalah bagaimana kita saling membantu. Pemerintah desa harus menjadi garda terdepan,”ujarnya.

Aksi cepat ini menjadi contoh nyata bahwa gotong royong dan kepedulian sosial masih hidup di tengah masyarakat. Dalam satu hari, rumah yang porak-poranda kini kembali dapat dihuni, dan hubungan antarwarga semakin erat. (Yusri)

Read more

Local News