dLXHLU54O2876Ijyf22opx1wE4BqkuMICmXEo/s320/SAVE_20250715_152536.jpg" width="255" />
Labuhan Deli | suaraburuhnasional.com – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pelabuhan Belawan menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam peningkatan disiplin dan keselamatan berlalu lintas di wilayah hukumnya. Melalui inisiatif strategis, pada Jumat, 5 Desember 2025, jajaran personel Sat Lantas sukses menggelar Sosialisasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) bertempat di Kantor Kepala Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli.
Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari program unggulan “Polantas Menyapa”, sebuah platform proaktif yang dirancang untuk menjalin interaksi langsung antara aparat kepolisian dan masyarakat. Tujuannya adalah mentransformasi pemahaman mengenai regulasi berkendara menjadi kesadaran kolektif akan pentingnya keselamatan dan ketertiban di jalan raya.
Secara terpisah, Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Pelabuhan Belawan, AKP Andi K. Barus, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan edukasi ini berorientasi pada upaya preventif untuk mereduksi secara signifikan angka pelanggaran serta insiden kecelakaan lalu lintas.
“Program ‘Polantas Menyapa’ ini menempatkan personel Sat Lantas sebagai edukator di tengah-tengah warga, menyampaikan imbauan dan penyuluhan secara langsung. Esensinya adalah membangun fondasi kepatuhan yang berbasis kesadaran, bukan sekadar ketakutan akan sanksi,” ungkap AKP Andi Barus.
Dirinya menekankan bahwa kepatuhan terhadap regulasi lalu lintas memiliki dimensi yang jauh melampaui kepatuhan hukum semata. Ini adalah manifestasi dari etika sosial dan kepedulian terhadap integritas diri serta keselamatan seluruh pengguna jalan lainnya.
“Kami menyerukan kepada seluruh komponen masyarakat untuk senantiasa menjadikan kepatuhan berlalu lintas sebagai prioritas utama. Disiplin berkendara adalah kunci kolektif untuk memitigasi risiko kecelakaan dan menjamin terciptanya lingkungan berkendara yang aman dan kondusif bagi semua,” tambahnya.
Sesi sosialisasi berlangsung interaktif, mencakup pembahasan mendalam mengenai aspek krusial seperti urgensi penggunaan Alat Pelindung Diri (misalnya helm standar), kelengkapan administratif dan teknis kendaraan, standar etika berkendara yang beradab, serta risiko fatal yang timbul dari pelanggaran lalu lintas. Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab yang produktif, menegaskan tingginya antusiasme dan partisipasi aktif dari warga Desa Manunggal.
Melalui program edukatif yang intensif ini, Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan menargetkan peningkatan substansial dalam tingkat kesadaran masyarakat. Harapannya, upaya ini akan berkontribusi signifikan dalam mewujudkan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan secara berkelanjutan di seluruh wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. (NS)












