Belawan | suaraburuhnasional.com – Di bawah langit malam yang mencekam pada Selasa, 27 Januari 2026, jajaran Polres Pelabuhan Belawan menunjukkan dedikasi dan kesiapsiagaan tinggi.
Personel kepolisian dikerahkan secara masif untuk mengamankan lokasi kebakaran hebat yang melanda PT Garuda Mas Perkasa di Jalan KL. Yos Sudarso Lk. 11, Kelurahan Tanjung Mulia. Peristiwa yang bermula sekitar pukul 21.30 WIB tersebut tidak hanya menghanguskan aset industri, tetapi juga memicu kerumunan warga yang berisiko menghambat evakuasi.
Mewakili Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Josef Efendi, SIK., MH., CPHR., Kabag Ops Kompol Jan Piter Napitupulu, SH., MH., menegaskan bahwa kehadiran Polri di lokasi bukan sekadar formalitas, melainkan langkah krusial untuk menjaga radius aman.
”Sejak laporan pertama masuk, personel langsung kami ploting di titik-titik strategis. Fokus utama kami adalah memastikan warga tidak berada dalam zona bahaya dan memberikan ruang gerak tanpa hambatan bagi armada pemadam kebakaran,” tegas Kompol Jan Piter.
Polres Pelabuhan Belawan menerapkan strategi pengamanan yang komprehensif, mencakup, Manajemen Arus Lalu Lintas: Menjamin akses jalur cepat bagi mobil pemadam kebakaran guna mempercepat proses pemadaman. Pasca api mereda, pengamanan tetap diperketat untuk mencegah potensi penjarahan atau pencurian material pabrik yang tersisa. Melibatkan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran secara objektif dan transparan.
Meskipun kobaran api berhasil dikendalikan, pihak kepolisian memastikan bahwa pengamanan akan terus berlanjut hingga situasi dinyatakan benar-benar kondusif. Langkah ini diambil sebagai bentuk perlindungan Polri terhadap investasi industri sekaligus menjamin ketenangan masyarakat sekitar.
Hingga saat ini, total kerugian materil masih dalam tahap kalkulasi mendalam. Polres Pelabuhan Belawan mengimbau masyarakat untuk tetap kooperatif dengan tidak menerobos garis polisi demi keselamatan bersama. (NS)


