Tanjungbalai | suaraburuhnasional.com – Menjelang Ramadhan 2026, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir mengingatkan pemerintah daerah (Pemda) agar menyusun langkah antisipatif sejak dini dalam mengendalikan inflasi. Ia mengingatkan bahwa lonjakan harga pangan kerap terjadi pada periode tersebut dan hanya dapat dicegah melalui perencanaan berbasis data historis.
Rakor itu diikuti Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai yang diwakili Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung turut didampingi Asisten Ekbang Tajul Abrar Ritonga, Kabag Perekonomian Rini Diana, Bapperida Kota Tanjungbalai serta OPD terkait lainnya melalui Hybrid bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Command Center, Dinas Kominfo, Senin (12/1/2026).
“Kalau sudah kerjanya di bulan Ramadan, enggak akan bisa kita menanggulanginya,” ujar Sekjen Kemendagri, Tomsi Tohir saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan Evaluasi Dukungan Pemda dalam Program 3 Juta Rumah dan diikuti Pemda serta Kementerian dan Lembaga terkait lainnya dari Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta.
Turut hadir langsung dalam rapat tersebut Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Imran, Direktur Penganekaragaman Konsumsi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Rinna Syawal, Direktur Statistik Harga Badan Pusat Statistik (BPS) Windhiarso Ponco Adi Putranto, dan Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Popy Rufaidah. Hadir pula secara virtual pembicara dari kementerian dan lembaga lainnya. Kegiatan ini juga diikuti oleh jajaran Pemda secara virtual. (Indah)


