Jumat, Januari 16, 2026

Sat Samapta Polres Pelabuhan Belawan Pertegas Kehadiran Negara di Titik Rawan

Share

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -

 


dLXHLU54O2876Ijyf22opx1wE4BqkuMICmXEo/s320/SAVE_20250715_152536.jpg" width="255" />

 

​Belawan | suaraburuhnasional.com – Dalam upaya konsisten menciptakan ruang publik yang aman dan tertib, Sat Samapta Polres Pelabuhan Belawan kembali mengintensifkan langkah preventif melalui patroli kewilayahan skala besar pada Rabu (7/1/2026). Langkah ini diambil sebagai respons strategis dalam memitigasi potensi gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Pelabuhan Belawan.

​Di bawah arahan Plt. Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Wahyudi Rahman, SH., SIK., MM., CPHR., CBA., melalui Kasat Samapta AKP Asrol Rambe, SH., MH., operasi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan manifestasi dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat.

​Fokus utama patroli kali ini menyasar episentrum aktivitas publik dan titik-titik yang dinilai memiliki kerawanan tinggi. AKP Asrol Rambe menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk mempersempit ruang gerak pelaku tindak kriminal.

​“Kami mengedepankan pendekatan preventif untuk mengantisipasi praktik pungutan liar (pungli), aksi premanisme, hingga kejahatan jalanan. Fokus kami adalah memastikan bahwa setiap jengkal wilayah Belawan, terutama lokasi rawan, tetap dalam kendali keamanan yang stabil,” tegas AKP Asrol Rambe.

​Beberapa titik krusial yang menjadi sasaran penyisiran meliputi:​ Arteri Jalur Tol Belawan: Memastikan kelancaran logistik dan keamanan pengguna jalan tol.​ Simpang Kampung Salam & Simpang Sicanang: Area padat aktivitas yang memerlukan pengawasan ekstra.​ Berbagai lokasi strategis lainnya yang berpotensi memicu gesekan sosial atau tindak kriminalitas.

​Lebih dari sekadar pengawasan fisik, Polres Pelabuhan Belawan juga membangun narasi kolaboratif dengan warga. Kehadiran petugas berseragam di lapangan diharapkan mampu menciptakan efek jera bagi pelanggar hukum sekaligus memberikan ketenangan psikologis bagi warga yang beraktivitas.

​Pihak kepolisian juga menekankan pentingnya partisipasi publik. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu menjadi “mata dan telinga” bagi kepolisian dengan melaporkan setiap indikasi gangguan keamanan secara dini. Sinergi antara ketegasan aparat dan kepedulian warga diyakini menjadi kunci utama dalam menekan angka kriminalitas secara berkelanjutan.

​Dengan langkah-langkah terukur ini, Polres Pelabuhan Belawan membuktikan bahwa profesionalisme dan dedikasi adalah fondasi utama dalam menjaga marwah keamanan di wilayah gerbang ekonomi Sumatera Utara tersebut. (NS)

Read more

Local News