Dairi | suaraburuhnasional.com – Aliansi Masyarakat Pemerhati Dairi (AMPEDA) menunjukkan komitmennya dalam mendukung gerakan pelestarian lingkungan melalui aksi nyata penanaman pohon. Komitmen tersebut diwujudkan dengan penyerahan 100 bibit pohon kemiri kepada Pemerintah Desa Kuta Tengah, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi.
Bibit tersebut diserahkan langsung oleh pengurus AMPEDA kepada Kepala Desa Kuta Tengah, Marsana Simamora, sebagai bagian dari dukungan terhadap program Bupati Dairi dalam gerakan penanaman satu juta pohon yang bertujuan memperkuat konservasi lingkungan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat melalui tanaman produktif.
Sekretaris Jenderal AMPEDA, Robert Siburian, menjelaskan bahwa organisasi masyarakat tersebut turut berpartisipasi aktif dalam gerakan penghijauan dengan menyiapkan ribuan bibit tanaman yang memiliki manfaat ekologis dan ekonomi.
“AMPEDA ikut berkontribusi dalam program penanaman satu juta pohon dengan menyiapkan sekitar 3.333 bibit tanaman. Bibit yang kami serahkan terdiri dari tanaman kopi, kemiri, dan alpukat, yang selain berfungsi untuk konservasi lahan juga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat,”ujar Robert.
Menurutnya, pemilihan jenis tanaman tersebut didasarkan pada kesesuaian agroklimat wilayah Kabupaten Dairi yang dikenal memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan dataran tinggi.
Kegiatan penyerahan bibit tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pengurus dan anggota AMPEDA, antara lain Risma Bako, Nomi Silaban, Anju Sinurat, serta Ketua AMPEDA Pana Akbar Simatupang.
Ketua AMPEDA, Pana Akbar Simatupang, menegaskan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung program pelestarian lingkungan yang digagas Pemerintah Kabupaten Dairi.
Ia menyampaikan bahwa gerakan menanam pohon tidak hanya berfungsi untuk menjaga keseimbangan ekosistem, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam menghadapi perubahan iklim, mencegah degradasi lahan, serta meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat melalui tanaman produktif.
“AMPEDA siap bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mewujudkan program ‘Rawat Bumi’ melalui penanaman satu juta pohon. Ini juga sejalan dengan salah satu visi besar pembangunan nasional atau Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan Indonesia yang hijau, lestari, dan berkelanjutan,”ujar Pana Akbar.
Melalui gerakan penghijauan ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan semakin meningkat, sekaligus mendorong pembangunan daerah yang berorientasi pada prinsip keberlanjutan lingkungan (sustainable development).(Clara Siahaan)


