dLXHLU54O2876Ijyf22opx1wE4BqkuMICmXEo/s320/SAVE_20250715_152536.jpg" width="255" />
Labuhanbatu | suaraburuhnasional.com – Sejak dari tanggal (12/11/2025), bahwa untuk penyaluran MBG di wilayah Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara sampai dengan saat ini masih berjalan dengan lancar.
Mewakili Ketua Yayasan Satuan pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kecamatan Panai Tengah, Selasa (28/4/2026), menyampaikan bahwa satuan penyaluran fasilitas MBG diharapkan menjadi langkah strategis mewujudkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya generasi Emas Labuhanbatu sejak dari tahun 2025 – 2045.
Dalam penyampaiannya apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pendirian SPPG tersebut, bahwa hingga saat ini terdapat 2 dua titik SPPG di Kecamatan Panai Tengah dan telah berlanjut sampai saat ini sepertinya di Desa Pasar 3 dan Sei Cina Desa Sei Rakyat Kecamatan Panai Tengah yang siap melayani kebutuhan gizi masyarakat.
Atas nama pemerintah daerah, kami mewakili atas nama Yayasan Tim peyalur MBG berterimakasih atas dedikasi semua pihak sehingga SPPG di Kecamatan Panai Tengah berjalan aman, kami berharap program ini dapat menjangkau di seluruh sekolah sepertinya PAUD, SD, SMP, MTS, SMA N 1 di Kecanatan Panai Tengah agar peningkatan kualitas gizi masyarakat dapat merata.
Ketua Tim SPPG, menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program strategis jangka panjang untuk menyiapkan sumberdaya manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing, karena itu ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mengawasi dan mendukung pelaksanaan program tersebut, hancur generasi, maka hancur pula daerah kita. Karena itu kita berharap kualitas MBG benar – benar dijaga, saya yakin pengelola SPPG ini merupakan tenaga terlatih yang mampu memastikan makanan yang disajikan sehat dan bergizi bagi anak anak bangsa itu sehat dan bergizi.
Ketua Tim SPPG di Kecamatan Panai Tengah Mangsur menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, terhadap program peresiden Probowo Subianto ini. Ia juga membuka ruang berbagai masukan guna neningkatkan kualitas pelayanan. “Kami mengharapkan dukungan kritikan dan saran dari pemerintah daerah dan pihak sekolah maupun masyarakat agar pelayanan program MBG ini terus berkembang dan semangkin baik untuk kedepannya,”ujarnya.
Ketua Tim SPPG Mangsur menjelaskan, bahwa program tersebut tidak hanya bertujuan menyediakan makanan bergizi akan tetapi berperan dalam menurunkan angka stunting serta memperbaiki pola makan anak. Program ini menyasar peserta didik balita hingga ibu hamil salain meningkatkan gizi masyarakat program ini juga berdampak pada pergerakan ekonomi lokal karena bahan baku dipriroritaskan berasal dari produk masyarakat sekitar.
Ia menjelaskan SPPG memiliki kapasitas maksimal telah berjalan beberapa bulan telah berlalu, dapur umum MBG ini adalah milik bersama, kami membutuhkan dukungan seluruh pihak agar program ini berjalan optimal dan kualitas tetap terjaga, jika ada masukan terkait operasional, maupun pelayanan kami terbuka untuk menerimanya. (Bakti Raja Harahap)

