13.5 C
Munich
Selasa, Mei 26, 2026

Ratusan Masyarakat Hadiri Reses Delpin Barus dari Fraksi PDI Perjuangan

Must read

 

Tebing Tinggi | suaraburuhnasional.com –
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara yang juga sebagai Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Sumatera Utara berasal dari Daerah Pemilihan Sumut IV (Kabupaten Serdang Bedagai-Kota Tebing Tinggi) Delpin Barus, S.T. M.I.Kom., melaksanakan Reses III Tahun Sidang II Tahun 2025-2026 di Lapangan Sepak Bola Komplek Perumahan BP-7 Jalan Gunung Leuser Kelurahan Tanjung Marulak Kecamatan Rambutan Kota Tebing Tinggi, Senin (25/5/2026).

Turut hadir dalam acara tersebut, Camat Rambutan Muhammad Hersan Koto, Lurah Tanjung Marulak Iindarty Sidan, S.H., M.H., A. Sihotang dari Polsek Rambutan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan ratusan undangan reses.

Lurah Tanjung Marulak, Lindarty Sidan, SH., M.H. dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Bapak Delpin Barus beserta rombongan yang telah hadir di tengah-tengah masyarakat untuk menyerap aspirasi, mendengarkan langsung masukan serta melihat kondisi dan kebutuhan masyarakat Kelurahan Tanjung Marulak.

Lindarty Sidan juga mengatakan, bahwa reses ini merupakan momentum penting dalam mempererat hubungan antara wakil rakyat dengan masyarakat. “Melalui pertemuan ini kami berharap berbagai aspirasi usulan pembangunan serta kebutuhan masyarakat dapat disampaikan secara terbuka dan menjadi perhatian untuk dapat direalisasikan oleh Bapak Delpin Barus,”ujar Lindarty Sidan.

Pada kesempatan yang sama, Camat Rambutan Muhammad Hersan Koto dalam sambutannya turut mengucapkan selamat datang kepada Bapak Delpin Barus atas kehadirannya di Kecamatan Rambutan dan berharap kepada peserta reses untuk sama-sama mendengarkan arahan dari bapak Delpin Barus. “Kalau memang ada aspirasi dari bapak ibu silahkan disampaikan agar dapat ditampung Bapak Delpin Barus,”pinta Hersan.

Dalam sesi tanya jawab, Pamilihan Tanjung peserta reses meminta perbaikan jalan di komplek perumahan BP-7 karena banyak jalan yang berlubang-lubang. Kemudian ia menyoroti tentang permasalahan sampah yang terkadang sekali dalam seminggu baru sampah diangkut,”katanya. Kemudian, Putri Permata Sari Siregar meminta pengadaan lampu penerangan jalan di Jalan Ir. H. Djuanda Lingkungan 4 karena baru saja di sekitar itu terjadi jambret.

Selanjutnya, Umira Dewi dari Lingkungan 4 Tanjung Marulak menyampaikan bahwa dirinya ada mendengar dari program Gubernur Sumut Bobi Nasution yang katanya SMA sederajat tidak dipungut biaya apapun, tapi dibeberapa sekolah masih ada diberlakukan seperti uang Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) maupun uang Komite, tapi katanya bebas pungli?. Apakah diberlakukan untuk kota Medan atau seluruh Sumatera Utara atau khususnya Tebing Tinggi?. Kemudian Jantimanus Sipayung mempertanyakan tentang permasalahan penerimaan murid baru dalam sistem zona, karena ia melihat ada anak yang tidak berada pada zona terdekat bisa masuk dalam daftar zona.

Menjawab pertanyaan bapak Pamilihan Tanjung, Delpin Barus mengatakan, permasalahan jalan rusak dan sampah akan dimasukkan dalam musrenbang. Tentang permasalahan sampah, Delpin Barus sangat sepakat tentang sampah. Delpin Barus menyampaikan bahwa pada bulan Juni nanti dirinya akan bertemu dengan Wali Kota untuk menyampaikan segala persoalan yang ada di Kota Tebing Tinggi lewat reses yang telah dijalankan.

Tentang persoalan lampu jalan, Delpin Barus berharap kepada Bapak Gubernur Sumatera Utara untuk membenahi persoalan lampu jalan. Delpin mengatakan, lampu jalan memang sangat penting, karena dalam situasi gelap begal akan lebih leluasa beraksi “Memang nger begal ini, saya pun takut kalau sedang berada di tengah-tengah perjalanan atau keluar rumah,” katanya.

Menyahuti tentang program pendidikan gratis, Delpin dengan tegas mengatakan, kalau ada di sekolah negeri yang memungut uang SPP, beliau meminta para orang tua untuk tidak segan-segan melaporkan kepadanya. Tapi, Delpin menjelaskan, kalau ada uang komite itu dipungut karena sudah ada kesepakatan antara komite dan orang tua dan mengenai penerimaan siswa itu ada ketentuan yang mengatur batas kuota seperti jalur zonasi, jalur afirmasi dan jalur prestasi,”jelas Delpin Barus. (Alfian Haris)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article