19.7 C
Munich
Kamis, Juni 4, 2026

Nestapa Bandar Sabu Bersenjata yang Diringkus Polres Pelabuhan Belawan

Must read

 

​Belawan | suaraburuhnasional.com — Tabir gelap peredaran narkotika di pesisir Medan Belawan kembali dikoyak oleh aparat penegak hukum. Lewat sebuah operasi senyap yang presisi, Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba) Polres Pelabuhan Belawan berhasil meruntuhkan dominasi seorang bandar sabu yang selama ini menyandera ketenangan di Lorong Proyek, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan.

​Pria berinisial F alias Midun (34) kini tidak lagi bisa melenggang bebas. Ia diringkus tanpa ruang mengelak, menyingkap fakta mengerikan bahwa bisnis haram yang dikelolanya tidak sekadar mengedarkan racun kristal putih, melainkan juga dibentengi oleh taktik paramiliter dan persenjataan taktis. ​Operasi yang berlangsung dramatis ini merupakan kulminasi dari pengamatan panjang di lapangan.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Rosef Efendi, SIK., MH., CPHR., melalui Kasat Narkoba AKP A.R. Riza, SH., MH., menegaskan bahwa keberhasilan ini mematahkan asumsi bahwa wilayah padat penduduk di Bagan Deli mustahil ditembus hukum. ​”Penangkapan ini bukan aksi instan, melainkan hasil dari pendalaman intelijen yang matang. Kami membaca pola, memetakan jaringan, dan saat momentumnya tepat, tim langsung melakukan penggerebekan secara terukur,” ungkap AKP A.R. Riza.

​Ketika petaka hukum mendatangi kediamannya, Midun terkesiap. Petugas yang jeli berhasil membongkar tempat penyimpanan rahasia di dalam kamarnya, menemukan sebuah tas yang menjadi ‘kotak pandora’ dari seluruh aktivitas kriminal sang bandar. ​Melihat rincian barang bukti yang disita, Midun diduga kuat mengelola jaringan yang cukup mapan. Polisi berhasil mengamankan aset dan alat penunjang kejahatan bernilai tinggi.

​Dimensi sosiologis yang mengkhawatirkan justru terjadi pasca penangkapan. Saat petugas mencoba mengevakuasi Midun menuju Mako Polres Pelabuhan Belawan, suasana berubah mencekam. Diduga terprovokasi oleh jejaring tersangka, sekelompok massa melakukan perlawanan sengit guna merebut kembali sang bandar.
​Aparat dihadang oleh hujan batu, lesatan anak panah, hingga kepungan senjata tajam. Menghadapi situasi yang mengancam nyawa, kedewasaan taktis personel kepolisian diuji. Tembakan peringatan terpaksa dilepaskan ke udara demi memecah gelombang massa dan mengamankan perimeter.

​”Kami menghadapi resistensi nyata di lapangan berupa lemparan batu dan serangan senjata tajam. Namun, keselamatan personel dan kepastian hukum atas tersangka adalah prioritas. Melalui tindakan tegas yang terukur, situasi berhasil dikendalikan hingga kembali kondusif,” urai AKP A.R. Riza dengan nada berwibawa.

​Fakta mengejutkan lainnya terkuak dari bibir tersangka saat interogasi awal. Midun mengakui seluruh barang bukti adalah miliknya. Namun yang membuat dahi mengernyit, senapan angin spesifikasi Predator dan panah mekanis tersebut tidak hanya disiapkan untuk mengawal transaksi sabu, melainkan juga dipasok untuk memanaskan sumbu tawuran antar lorong di Bagan Deli. ​Sebuah konfirmasi nyata bahwa peredaran narkoba kerap berjalan beriringan dengan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang lebih luas.

​Menutup keterangannya, AKP A.R. Riza melemparkan pesan edukatif sekaligus peringatan keras kepada publik agar tidak ada lagi oknum masyarakat yang mencoba menjadi ‘tameng’ bagi para pelaku kejahatan. ​”Menghalangi aparat yang sedang menjalankan tugas negara adalah pelanggaran pidana serius. Tindakan tersebut tidak hanya mengaburkan keadilan, tetapi juga mencederai keselamatan lingkungan sendiri. Percayakan penegakan hukum kepada kami,”pungkasnya.

​Kini, Midun bersama seluruh instrumen kejahatannya telah mendekam di balik jeruji besi Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan. Ia dijerat dengan pasal berlapis pada UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta undang-undang darurat terkait kepemilikan senjata ilegal. ​Langkah tegas Polres Pelabuhan Belawan ini menjadi pesan benderang: Tidak ada ruang aman bagi narkoba, dan negara tidak akan pernah kalah oleh premanisme. (Liputan : Nelson Sirega/Hms)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article