8.8 C
Munich
Selasa, Juli 21, 2026

Harmoni Emas Budaya Pakpak di PRSU ke-50 Sukses Digelar, Bupati Dairi Vickner Sinaga Tegaskan Komitmen Dukung Pelestarian Budaya

Must read

 

Medan | suaraburuhnasional.com –
Pagelaran Budaya Pakpak Kabupaten Dairi dalam rangka Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 berlangsung meriah di Panggung Budaya PRSU, Jalan Gatot Subroto, Medan, Minggu (19/7/2026) malam. Mengusung tema “Harmoni Emas”, penampilan tersebut menjadi salah satu sajian budaya yang mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat sekaligus menjadi ajang memperkenalkan kekayaan seni, tradisi, dan identitas budaya Pakpak kepada khalayak luas.

Kabupaten Dairi menjadi salah satu dari 15 kabupaten/kota di Sumatera Utara yang dipercaya menampilkan pagelaran budaya pada perhelatan PRSU tahun ini. Berbagai pertunjukan seni tradisional, musik etnik, tarian khas Pakpak, hingga sendratari berhasil memukau penonton yang memadati Panggung Budaya.

Bupati Dairi Ir. Vickner Sinaga, M.M., hadir bersama Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala sebagai bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Dairi terhadap upaya pelestarian budaya daerah. Kehadiran keduanya menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menjaga, mengembangkan, sekaligus mempromosikan warisan budaya Pakpak sebagai bagian dari kekayaan budaya nasional.

Usai menyaksikan seluruh rangkaian pertunjukan, Bupati Vickner Sinaga menyampaikan apresiasi kepada seluruh seniman, budayawan, dan generasi muda yang telah menampilkan pertunjukan dengan penuh dedikasi.

“Budaya adalah identitas dan kebanggaan daerah. Pemerintah Kabupaten Dairi akan terus mendukung para pelaku seni dan penggiat budaya agar warisan leluhur tetap hidup, berkembang, dan semakin dikenal oleh generasi muda maupun masyarakat luas,” ujar Bupati.

Menurutnya, penyelenggaraan pagelaran budaya di PRSU merupakan momentum strategis untuk memperkenalkan potensi budaya Dairi sekaligus menjadi ruang evaluasi agar penampilan pada masa mendatang semakin berkualitas.

“Tentu masih ada beberapa hal yang menjadi catatan untuk penyempurnaan. Namun saya yakin ke depan Kabupaten Dairi mampu menghadirkan pagelaran yang lebih baik, lebih tertata, dan semakin memukau,” katanya.

Salah satu penampilan yang paling menyita perhatian adalah Sendratari “Meraleng Tendi” yang dibawakan putra-putri terbaik Kabupaten Dairi. Bupati mengaku terkesan dengan pengemasan cerita yang mampu menghidupkan nilai-nilai budaya Pakpak melalui perpaduan seni drama, tari, musik, dan tata panggung yang menarik.

“Sejak awal saya memahami makna cerita Meraleng Tendi. Namun setelah menyaksikan visualisasinya melalui sendratari, saya benar-benar kagum. Penyampaiannya sangat kuat dan mampu menyampaikan pesan budaya secara menyentuh,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Dairi, Iwan Taruna Berutu, mengatakan keikutsertaan Kabupaten Dairi di PRSU merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkenalkan sekaligus melestarikan budaya Pakpak di tingkat provinsi.

“Kabupaten Dairi menjadi salah satu dari 15 kabupaten/kota yang menampilkan pagelaran budaya di PRSU. Ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Pakpak kepada masyarakat Sumatera Utara,” ujarnya.

Pagelaran budaya tersebut turut dihadiri tokoh masyarakat Pakpak Sumatera Utara Syamsudin Angkat, tokoh budaya Pakpak Dairi Zuhri Bintang, Saut Ujung, dan Abdul Angkat, serta perwakilan Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Utara Silpy Lubis yang memberikan apresiasi terhadap konsistensi Pemerintah Kabupaten Dairi dalam menjaga eksistensi budaya daerah.

Selain menyuguhkan pertunjukan seni budaya, Stand Pemerintah Kabupaten Dairi di arena PRSU juga menjadi pusat perhatian pengunjung. Berbagai produk unggulan daerah dipamerkan dan dipasarkan, mulai dari Ulos Pakpak, Kopi Sidikalang yang telah dikenal luas karena cita rasanya, hingga beragam kuliner khas dan produk-produk UMKM Kabupaten Dairi. Kehadiran stand tersebut menjadi sarana promosi yang efektif untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif dan produk lokal kepada masyarakat dari berbagai daerah.

Acara ini turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Dairi Ny. Rita Puspita Vickner Sinaga, Staf Ahli TP PKK Ny. Sri Dewi Wahyu Sagala, Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani, anggota DPRD, unsur Forkopimda, para asisten, pimpinan OPD, camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kepemudaan Pakpak, serta ratusan masyarakat yang antusias menyaksikan pagelaran tersebut.

Melalui tema “Harmoni Emas”, Kabupaten Dairi tidak hanya menampilkan kemegahan seni dan budaya Pakpak, tetapi juga memperlihatkan sinergi antara pemerintah, pelaku seni, budayawan, dan masyarakat dalam menjaga warisan leluhur. Semangat kebersamaan tersebut diharapkan menjadi pondasi kuat bagi pelestarian budaya sekaligus mendorong pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, sehingga budaya Pakpak semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional. (Clara Siahaan)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article