22.6 C
Munich
Sabtu, Juni 6, 2026

Charles Sitohang : Dugaan Penculikan Plt PUPR Toba Murni Kriminal, Polres Toba Harus Tegas

Must read

 

Toba | suaraburuhnasional.com – Ketua Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dengan mengenakan kemeja biru, Charles M.T Sitohang, SE angkat bicara terkait pemberitaan “Dugaan Penculikan Plt Kepala Dinas Kabupaten Toba Sopian Sitorus (SS)” yang terjadi di lokasi TK Mutiara Balige Kamis, 5 desember 2024.

Sebelumnya Charles dan pengurus Gerindra Toba menjenguk SS yang terbaring di rumah sakit HKBP Balige sekitar pukul 11.00 Wib. Perlunya meluruskan pemberitaan akan adanya oknum petinggi Partai Gerindra yang terlibat, DPC Gerindra Toba mengadakan pers conference di kedai kopi Soposurung Balige pukul 15.30 Wib, Sabtu (7/12/2024).

Charles Sitohang bersama Paber Sitorus Sekjen DPC Gerindra Toba dan Welman Sianipar Penasehat DPC Gerindra Toba menyatakan, kami lengurus DPC Partai Gerindra Toba ingin meluruskan pemberitaan sebelumnya. Usai mengecek kondisi kebenaran di lapangan akan kejadian tersebut, kami sangat prihatin saat mendengar kejadian tersebut dan saat itu posisi saya di Medan.

Lalu muncullah berita yang mengkait-kaitkan dugaan penculikan oleh petinggi partai Gerindra, tidak lama kemudian, DPP Partai Gerindra memerintahkan turun melihat langsung kejadian tersebut dan meluruskan. Usai menjenguk Plt Kadis PUPR Sofian Sitorus di RS HKBP Balige, kami merasakan prihatin yang mendalam mendengar pernyataan langsung. Kami menjadi tahu akan kejadian sebenarnya, kondisi beliau masih kurang sehat dengan agak sesak nafas saat kejadian dan perawatan media di RS.

Sebelum kejadian informasi yang didapat, satu hari sebelum sebelumnya memang ada pertemuan caleg terpilih Gerindra dan kawan-kawan dengan SS di Balige. Lanjut hingga parkirnya 4 kendaran parkir di depan rumah SS hingga malam. Saat hari kejadian Kamis pukul 07.00 Wib pagi, terjadilah penjemputan oleh 4 oknum dengan cara mereka, tegas Charles.

Kejadian di TKP saat pagi hari adalah “murni kriminal” yang terjadi di kawasan pendidikan TK Mutiara Balige oleh rmpat oknum. Diantarannya staff anggota DPRD Provsu DN, BT, MS, TH simpatisan dan Caleg terpilih. Sekali lagi saya tegaskan, tidak ada keterlibatan ‘petinggi ataupun kader Gerindra’ dan kejadian itu murni adalah “tindak kriminal”.

Kami meminta dengan tegas dan medorong Aparat Penegak Hukum (APH), dalam hal ini Polres Toba mengusut tuntas kejadian ini, kejadian ini kriminal, jadi tanpa laporan pun seharusnya pihak APH sudah bisa menangkap langsung, ujar mantan Ketua IPK Toba tersebut.

Kami juga menyarankan serta menghimbau kepada SS dan keluarga untuk membuat Laporan Polisi, jangan ragu karena kejadian ini sudah mengganggu nyawa seseorang dan keamanan keluarga. Daerah Kabupaten Toba sangat menjunjung tinggi Adat Batak, jadi ini tidak bisa dibiarkan, bukan main enaknya saja lakukan kriminal, tegas Charles.

Welman Sianipar selaku Penasehat DPC Gerindra Toba menambahkan, kejadian saat penculikan benar seperti yang diberitakan, bahkan terjadi pengancaman dan ada memar di tubuhnya, lebih tepat wajah ada lebam biru saat hari kejadian tersebut Kamis (5/12/2024). Kami juga memohon kepada Polres Toba tegaslah akan tindakan kriminal ini. Saya tambahkan, saat itu informasi intelijen kami, korban dibawa keperbatasan Toba dan Simalungun, lalu dikembalikan ke rumah dengan keadaan sudah tidak sehat.

Tim media saat menjumpai dikediaman SS di Balige untuk meminta keterangan keluarga, tampak suasana rumah keluarga agak gelap dan belum ada yang bisa memberikan keterangan. (Tim)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article