12.7 C
Munich
Jumat, Mei 15, 2026

DPD KNPI Kota Tebing Tinggi Gelar Aksi Demontrasi di Depan Kantor DPRD Terkait Adanya Hiburan yang Pertontonkan Sex Party dan LGBT

Must read

 

Tebing Tinggi | suaraburuhnasional.com – Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Tebing Tinggi menggelar aksi demontrasi di depan Kantor DPRD Kota Tebing Tinggi pada Rabu (8/1/2025) terkait adanya kegiatan atau hiburan yang mempertontonkan Sex Party dan LGBT pada malam tahun baru atau malam pergantian tahun yang dilaksanakan di Cafe Kawan Kofie Jalan Diponegoro Kelurahan Rambung Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Kota Tebing Tinggi, Selasa (31/12/2024) malam.

Aksi demontrasi tersebut dipimpin langsung Ketua KNPI Kota Tebing Tinggi Yusuf Liandar Ginting, S.H. didampingi Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM, M. Haryono, S.H. dan sebagai Kordinator Lapangan (Korlap) Fahrul Ridho, S.P. beserta peserta aksi termasuk di dalamnya hadir tokoh agama Muslim Istiqomah.

Sementara, para peserta aksi demontrasi itu ditemui langsung Wakil Ketua DPRD Muhammad Ikhwan beserta anggota DPRD lainnya diantaranya, Malik Syahputra Purba, Sri Wahyuni, Marini, Fadli Umam, Erniwati, Anda Yasser dan Indra Gunawan di depan pintu gerbang Kantor DPRD.

Terkait hal tersebut, DPD KNPI Kota Tebing Tinggi di bawah pimpinan Yusuf Liandar Ginting bersama pengurus dan anggotanya mengambil sikap dan menyatakan beberapa tuntutan berorasi melalui pengeras suara secara bergantian dalam menyampaikan peristiwa yang terjadi pada malam tahun baru yang terjadi di Cafe Kawan Kofie yang ditujukan kepada para anggota DPRD.

Adapun tuntutan yang digelar DPD KNPI Kota Tebing Tinggi dalam aksi itu yaitu, 1. Meminta kepada Pemerintah Kota Tebing Tinggi untuk memberikan surat edaran kepada seluruh cafe yang ada di Kota Tebing Tinggi agar tidak mengadakan atau dilarang menyelenggarakan kegiatan/hiburan yang bersifat vulgar (Sex dan LGBT), 2. Meminta DPRD Kota Tebing Tinggi untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan menghadirkan dinas-dinas atau steakholder terkait, seperti Disporapar, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perizinan, Satpol PP, Polres dan Majelis Ulama Indonesia (MUI), 3. Meminta aparat penegak hukum untuk tidak memberikan izin keramaian kepada setiap pihak yang akan menyelenggarakan kegiatan/hiburan yang bersifat vulgar (Sex Party), 4. Menutup permanen cafe Kawan Kofie Tebing Tinggi karena telah menyelenggarakan kegiatan/hiburan yang mengandung unsur Sex Party pada malam pergantian tahun baru 2025 dan yang ke 5. Meminta Pemerintah Kota Tebing Tinggi untuk membuat Peraturan Wali Kota (Perwal) yang berkaitan dengan menutup akses kegiatan sex party, LGBT dan sejenisnya.

Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM, M. Haryono dalam orasinya menegaskan, kedatangan mereka bukan sekadar untuk meminta pendapat atau meminta klarifikasi, tapi sebagai bentuk langkah awal sebagai representatif pemuda di Kota Tebing Tinggi melihat respon bagaimana Pemerintah Kota Tebing Tinggi merespon apa yang telah terjadi dan menjadi keresahan bersama bagi kaum pemuda dan masyarakat di Kota Tebing Tinggi. ‘”Kami tidak ingin kegiatan yang mengandung unsur sex party dan membuka ruang-ruang LGBT di Kota Tebing Tinggi masih terselenggara.

Berberapa waktu lalu hal seperti ini juga pernah terjadi, kenapa hari ini bisa terjadi kembali. Hal ini jangan sampai terulang untuk yang ketiga kalinya, kalau hal ini terjadi lagi, jangan salahkan kami kalau kami membawa massa aksi yang lebih banyak untuk menolak kegiatan atau hiburan yang mengandung unsur Sex Party dan membuka ruang-ruang LGBT,” ungkap M. Haryono, S.H. yang selanjutnya ditambahkan dengan orasi yang yang disampaikan oleh Koordinator Lapangan Fahrul Ridho, S.P.

Demontrasi melalui orasi-orasi yang disampaikan oleh DPD KNPI terkait Sex Party dan LGBT yang digelar di cafe Kawan Kofie tersebut mendapat respon positif dari Wakil Ketua DPRD Muhammad Ikhwan. Muhammad Ikhwan menyampaikan bahwa mereka (DPRD) memberikan apresiasi representasi dari masyarakat jemput bola langsung.

Muhammad Ikhwan juga menyatakan merasa kecewa dengan adanya kegiatan malam tahun baru yang dikotori oleh orang-orang tertentu. “Apa yang adik-adik lakukan hari ini sudah benar, nanti aspirasi adik-adik kami tampung. “Yakin dan percaya, saya sebagai Wakil Ketua DPRD akan memanggil mereka yang terkait dalam hal ini, namun berhubung kami belum ada Penyusunan Alat Kelengkapan Dewan (AKD), nanti selesai AKD akan kita panggil untuk melaksanakan dengar pendapat dan mengundang adik-adik semua,” tegas Muhammad Ikhwan sembari menambahkan bahwa persoalan narkoba juga masih banyak di Kota Tebing Tinggi.

Muhammad Ikhwan juga berharap agar Kota Tebing Tinggi jangan dirusaki oleh orang-orang tertentu. “Kami (DPRD) mendorong hal ini supaya ditindaklanjuti, termasuk Peraturan Wali Kota yang nantinya dengan Wali Kota baru akan dikoordinasikan dengan pemerintah setempat,” ujarnya. Usai menyahuti aspirasi para pendemo, Muhammad Ikhwan beserta anggota DPRD lainnya mempersilahkan para pendemo masuk ke dalam ruang paripurna untuk melakukan pertemuan membahas kegiatan sex party dan LGBT yang digelar di cafe Kawan Kofie

Pertemuan yang diprakarsai oleh Wakil Ketua DPRD Muhammad Ikhwan yang didampingi anggota DPRD lainnya berjalan dengan sukses, karena tanggapan yang disampaikan Wakil Ketua DPRD dan anggota DPRD lainnya dalam menghadapi tanya jawab cukup mendapat respon positif dari pendemo.

Dari hasil pertemuan itu, Muhammad Ikhwan kepada awak media berencana akan memanggil steakholder yang terkait hal ini, termasuk akan memanggil pengusaha cafe Kawan Kofie dalam waktu dekat selesai Penyusunan Alat Kelengkapan Dewan terlebih dahulu. “Kami mengapresiasi gerakan yang dilakukan oleh adik-adik pada hari ini, nanti aspirasi adik-adik akan kami sahuti dan dalam waktu dekat akan dilakukan dengar pendapat dengan steakholder yang ada,” kata Muhammad Ikhwan.

Di tempat yang sama, Ketua DPD KNPI Kota Tebing Tinggi, Yusuf Liandar Ginting, S.H. meminta agar eksekutif dan legislatif memberi surat edaran kepada cafe dan restoran yang ada di Kota Tebing Tinggi agar kegiatan yang mengandung unsur porno aksi atau kegiatan LGBT jangan diberikan ruang untuk mereka. Dalam kesempatan itu juga, Yusuf menyatakan yakin dengan DPRD yang ada sekarang yang begitu responsif dengan aspirasi yang disampaikan dalam demonstrasi hari ini. (Alfian Haris)

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article