Medan | suaraburuhnasional.com – Belum lama ini wartawan mendapatkan informasi melalui surat undangan yang isinya Kepala Kantor Kemenag (Kandepag) Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, MA, meminta partisipasi dari MAN dan MTsN di Kota Medan.
Adapun tujuan dana sumbangsi itu untuk kebutuhan hadiah Lacky Draw pada kegiatan jalan santai memeriahkan Hari Amal Bakti (HAB) ke 79 Kementrian Agama (Kenag) RI Tahun 2025 di Asrama Haji Medan Jl. Jenderal Besar A.H. Nasution, Pangkalan Masyhur, Kec. Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara.
Dari surat himbauan yang dilampirkan Kandepag Medan, Dr. H. Impun Siregar, MA, dengan no. B 6676/KK.02.15/1.e/HM.00/12/2024. yang dikutip media ini tertulis jelas bantuan partisipasi Lacky Draw itu dituju kepada MAN 1, MAN 2, MAN 3, MAN 4 dan MTsN 1, MTsN 2, MTsN 3, MTsN 4 yang berkedudukan di Kota Medan.
Yang menjadi pertanyaan, apakah setiap melakukan kegiatan untuk kepentingan suksesnya di Kementrian Agama Khususnya di Kota Medan harus meminta uang komite dari sekolah. Terkait beredarnya surat himbauan untuk menyukseskan kegiatan HAB yang beredar awak media ini mencoba konfirmasi kepada Kandepag Medan, Dr. H. Impun Siregar, MA.
Kepada wartawan, Dr. H. Impun Siregar menjelaskan terkait HAB Kemenag Medan. Dana HAB tidak ditampung dalam anggaran DIPA Kemenag. “HAB Kemenag Medan. Dana HAB tidak ditampung dalam anggaran DIPA Kemenag,”ucap H. Impun Siregar.
Sambung H. Impun Siregar, sumbangan dari komite adalah bantuan seikhlas hati tanpa ada paksaan, maksudnya yang mau berkenan. Donatur yang mau berkenan tidak ada paksaan. “Sumbangan dari komite adalah bantuan seikhlas hati tanpa ada paksaan, maksudnya yang mau berkenan. Donatur yang mau berkenan tidak ada paksaan,” jelas Impun Siregar.
“Kemenag tidak ada melibatkan siswa karena siswa sudah libur semester. Peserta jalan santai sudah banyak degan ASN, kepala madrasah, penyuluh agama dan keluarga,”tutup Impun. (Tim)


