Medan Labuhan | suaraburuhnasional.com – Unit Pelaksana Teknis Sekolah Menengah Pertama Negeri (UPT SMPN 5) Medan sukses menyelenggarakan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 dengan intensitas yang khidmat sekaligus semarak.
Acara bertema “Bangkit dan Tumbuh Bersama Semangat Pemuda Indonesia” ini dipandang sebagai manifestasi komitmen institusi pendidikan dalam menginternalisasi fondasi persatuan, kebangsaan, dan integritas di tengah pesatnya arus digital.
Dipusatkan di halaman sekolah, Jalan Yos Sudarso, Stasiun PJKA Pekan Labuhan, sejak pukul 07.30 WIB, peringatan ini melampaui seremoni tahunan. Sekolah menegaskan posisinya sebagai arena strategis untuk menempa karakter unggul dan nasionalisme transformatif, yang relevan dengan tantangan Generasi Z.
Simfoni Keberagaman dalam Upacara Khidmat
Upacara peringatan dihadiri oleh ribuan siswa yang didampingi oleh seluruh civitas akademika termasuk guru dan staf serta perwakilan Komite Sekolah dan orang tua murid, menciptakan atmosfer kebersamaan yang antusias. Nuansa kebangsaan dipertegas melalui Parade Busana Adat Nusantara, yang bukan hanya tontonan, tetapi simbol visual dari ikrar persatuan di atas kemajemukan Indonesia.
Dalam momen puncak amanat upacara, Kepala UPT SMPN 5 Medan, Syahbilal, S.Pd., M.Si., memberikan penekanan tajam pada relevansi fundamental Sumpah Pemuda. Beliau menggarisbawahi bahwa janji suci satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa harus diaktualisasikan oleh pelajar hari ini melalui tiga pilar: integritas, kreativitas, dan kolaborasi.
”Sumpah Pemuda adalah warisan transenden. Bagi kalian, sebagai estafet bangsa, sumpah ini harus termanifestasi dalam tekad untuk unggul dalam ilmu pengetahuan, beretika mulia dalam bermedia sosial, dan bersatu padu dalam bingkai keberagaman, demi membentuk profil pelajar yang berkarakter kuat,” ujar Syahbilal, S.Pd., M.Si., menekankan urgensi etika digital sebagai implementasi modern dari janji kebangsaan.
Di luar konteks peringatan Sumpah Pemuda, Kepala Sekolah juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas sinergi pemerintah pusat dan daerah. Ucapan terima kasih ditujukan kepada Presiden RI, Gubernur Sumatera Utara, Wali Kota Medan, Dinas Pendidikan, serta Badan Gizi Nasional, atas keberlanjutan program pemberian makanan bergizi gratis di sekolah selama dua bulan terakhir, sebuah inisiatif vital bagi peningkatan nutrisi dan fokus belajar siswa.
Kolaborasi Seni dan Gizi Membentuk Bangsa.
Setelah sesi upacara yang khidmat, agenda dilanjutkan dengan implementasi program Makanan Bergizi Gratis, sebuah langkah konkret dalam mendukung pertumbuhan fisik dan mental siswa.
Kemeriahan peringatan Sumpah Pemuda kemudian meledak dalam Festival Kreativitas Pelajar. Sejumlah kompetisi diselenggarakan untuk menyalurkan bakat kepemudaan yang berakar budaya, antara lain, Lomba Fashion Show dan Pakaian Modern Etnik Adat Nusantara, memadukan tradisi dan tren kontemporer. Lomba Tari Kreasi Tradisional Nusantara, melestarikan kekayaan seni gerak Indonesia. Pameran Karya Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi, sebagai wadah ekspresi visual siswa.
Seluruh rangkaian kegiatan ini mengukuhkan peran UPT SMPN 5 Medan sebagai institusi yang tidak hanya mengajarkan sejarah, tetapi juga menggunakannya sebagai fondasi kokoh bagi pembangunan karakter dan masa depan yang gemilang.
Peringatan Sumpah Pemuda ke-97 ini menjadi penegasan bahwa spirit pemuda, yang dijiwai persatuan, akan senantiasa menjadi kunci utama dalam menavigasi setiap tantangan zaman. (NS/Liputan Khusus)


