dLXHLU54O2876Ijyf22opx1wE4BqkuMICmXEo/s320/SAVE_20250715_152536.jpg" width="255" />
Tanjung Beringin | suaraburuhnasional.com – Setelah ribuan masyarakat terdampak banjir se kecamatan Sei Rampah menerima bantuan sembako dari Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai kemarin, hari ini 1.316 Kepala Keluarga di 6 Desa di Kecamatan Tanjung Beringin juga menerima bantuan yang sama.
Bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Bupati Serdang Bedagai H. Adlin Tambunan menyerahkan bantuan sembako berupa beras, mie instan dan telur untuk masyarakat Kecamatan Tanjung Beringin. “Ini sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) terhadap masyarakat yang terdampak banjir, makanya kami turun langsung meninjau sekaligus menyalurkan bantuan,”ucapnya, Selasa (28/10/2025).
Turut hadir anggota DPRD Serdang Bedagai Jonra Wansen Purba, perwakilan Polres Serdang Bedagai, Plt Kepala BPBD Rahman Purba, Camat Tanjung Beringin, Forkopimcam Kecamatan Tanjung Beringin dan para Kepala Desa Sekecamatan Tanjung Beringin. “Bantuan ini diberikan untuk masyarakat di Desa Pematang Cermai, Desa Tebing Tinggi, Desa Nagur, Desa Pekan Tanjung Beringin, Desa Mangga Dua dan Desa Bagan Kuala, jumlahnya 1.316 KK yang terdampak banjir beberapa waktu lalu,”tambahnya.
Bantuan ini diserahkan ke Pemerintah Desa untuk segera didistribusikan kepada masyarakatnya yang terdampak. “Semoga bantuan ini dapat meringankan sedikit beban bapak/ibu korban banjir,” ujarnya.
Ketua PW GP Ansor Sumatera Utara ini juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi curah hujan tinggi serta menjaga kebersihan lingkungan, terutama saluran air, guna mencegah terjadinya genangan dan banjir susulan. “Yang namanya musibah kita tidak tahu kapan datangnya, namun kita harus bersabar atas kondisi yang ada. Dan tetap waspada, terkhusus curah air hujan saat ini masih tergolong tinggi,”tambah Adlin.
Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam kondisi normal tetapi juga saat masyarakat menghadapi bencana. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, perangkat desa, dan masyarakat, diharapkan proses pemulihan pascabanjir dapat berjalan lancar dan kondisi warga segera kembali normal. (Yusri)

