Belawan | suaraburuhnasional.com – Semangat gotong royong yang menjadi mahkota bangsa ini kembali terpancar terang. Dalam sebuah aksi solidaritas yang menghangatkan hati, Lembaga Asli Anak Belawan (LAAB) berkolaborasi erat dengan jajaran TNI dari Koramil 09/Medan Belawan Kodim 0201/Medan, serta antusiasme tinggi dari Masyarakat Belawan, untuk menggalang dan menyalurkan bantuan cepat bagi saudara-saudara yang tertimpa musibah banjir bandang di Aceh Tamiang, Kamis (11/12/2025).
Aksi sigap ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai persatuan dan kepedulian kemanusiaan masih berakar kuat, menjembatani jarak antar daerah dalam situasi darurat. Bantuan tersebut dikumpulkan di Sekretariat LAAB di Jalan Cimanuk Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan.
Jembatan Kasih dari Belawan: Sinergi yang Menyentuh
Inisiatif mulia ini dipelopori oleh LAAB, yang segera mengambil peran sentral dalam merespons kabar duka. Kecepatan dan ketepatan respons mereka patut diacungi jempol, menjadikan mereka poros yang menggerakkan aksi ini.
Dukungan dari jajaran TNI, khususnya Kapten Inf. Amansyah Nasution, menegaskan komitmen Korps Bersenjata sebagai bagian integral dari masyarakat. Keterlibatan TNI mencerminkan harmonisasi sipil-militer, di mana mereka selalu siap bergerak cepat dan berdiri di garda terdepan dalam meringankan beban rakyat.
Ustadz Muhammad Nabawi, selalu Ketua Umum LAAB, menyampaikan dengan hati yang tulus,“kami melihat dan merasakan penderitaan saudara-saudara kita di Aceh Tamiang. Bagi kami, kepedulian bukan hanya wacana, tapi aksi nyata yang harus segera diwujudkan. Dukungan dari TNI dan antusiasme masyarakat Belawan telah menjadikan gerakan ini sebuah kekuatan besar yang mengalirkan harapan.
Bantuan yang terkumpul meliputi bahan makanan pokok (sembako), minuman mineral, pakaian layak pakai, hingga obat-obatan adalah kebutuhan esensial yang sangat krusial bagi fase pemulihan pasca-banjir. Aksi kemanusiaan ini adalah cerminan luhur dari semangat Indonesia Sehat, Indonesia Peduli. Ini adalah sebuah narasi tentang tangan-tangan yang tak lelah memberi, hati yang tulus merasakan duka sesama, dan sebuah komunitas yang menolak untuk diam di tengah kesulitan.
Bantuan yang telah terkumpul dan siap didistribusikan pada 14 Desember 2025 ini, diharapkan tidak hanya meringankan beban material. Lebih dari itu, semoga uluran tangan dari Belawan ini menjadi suntikan moral dan semangat yang kuat bagi warga Aceh Tamiang untuk bangkit dan membangun kembali kehidupan mereka dengan penuh harapan. Kisah inspiratif ini adalah pengingat abadi bahwa di balik setiap musibah, selalu ada kekuatan cinta kasih yang tak terhingga.(Nelson Siregar)


